Warna-warni cakar kanguru cocok untuk tanaman lanskap, pot, dan bunga potong.

Trubus — Cakar apa yang paling elok? Inilah cakar yang jauh dari tajam dan seram, cakar yang elok dipandang. Namanya cakar kanguru Anigozanthos sp. Tanaman endemik di bagiann barat daya Australia itu memiliki bentuk bunga mirip cakar marsupialia Macropus sp.

Selain itu beberapa toko juga menyediakan kangaroo paw dalam pot. Keberadaan rumpunnya di taman memberikan kesan meriah dan ceria dengan beragam kelir yang mencolok. Sejatinya bunga cakar kanguru berwarna hijau dan kuning. Kemudian muncullah variasi antara lain merah, merah muda, dan jingga. Setiap kuntum terdapat 6 petal—daun mahkota.
Penyilangan
Bunga hanya mekar saat musim semi dan panas. Tanaman dorman selama musim dingin. Tangkai bunga relatif panjang seakan memamerkan keberadaan nektar dalam bunga. Tangkai panjang memberi kekuatan pada burung untuk bertengger. Harap mafhum, polinasi dibantu oleh burung. Ada 11 spesies dalam genus Anigozanthos seperti Anigozanthos flavidus, A. manglesi, dan A. viridis.

Saat ini muncul jenis baru hasil persilangan. Kultivar yang saat ini beredar kebanyakan jenis hibrida dengan spesies induk A. flavidus. Menurut rilis Australian National Botanical Gardens (ANBG) cakar kanguru yang banyak beredar saat ini antara lain bush ranger, dwarf delight, A. flavidus yang juga disebut si jangkung, A. manglesii, dan Macropidia fuliginosa atau si hitam.
Manglesii terdiri atas dua kultivar yakni merah-hijau dan pink joey berwarna merah muda. Saking ikoniknya, manglesii merah-hijau menjadi lambang bunga negara bagian Australia Barat sejak 1960. Tanaman itu punya rimpang yang tumbuh meluas di bawah tanah hingga diameter 0,5 m. Di dalam rimpang itulah cakar kanguru menyimpan air sebagai cadangan saat kekeringan.

jingga.
Harap mafhum, daerah asalnya merupakan wilayah rawan kekeringan di bagian barat daya Benua Kanguru. Tanaman anggota famili Haemodoraceae itu mampu beradaptasi pada beragam iklim dan kondisi. Oleh karena itu, cakar kanguru cocok untuk dekorasi lanskap. Bahkan, tanaman yang kali pertama didieskripsikan oleh botanis Prancis Jacques-Julien Houtou de Labillardière pada 1792 itu pun pantas menghias teras.
Lihat saja Joe Macho menanam cakar kanguru pada musim semi 2013 di Colorado, Amerika Serikat. Tanaman itu mekar sempurna saat musim semi. Bahkan, menjelang musim gugur cakar kanguru masih berbunga dengan ukuran yang lebih kecil. Setahun berikutnya, penulis yang hobi berkebun itu ingin mencoba menanamnya dalam pot sebagai tanaman dalam rumah.
Bunga potong
Joe sengaja meletakkannya di dekat jendela yang menghadap arah selatan. Ternyata pertumbuhannya bagus dan mampu berbunga. Kata Joe kepada Trubus, ”Kuncinya tanaman ini perlu banyak sinar matahari dan penyiraman.” Selain itu cakar kanguru juga cocok sebagai bunga potong.

Australia mengekspornya ke berbagai belahan dunia. Tujuan utamanya antara lain Amerika Serikat, Israel, dan Jepang. Warna cerahnya mampu dipadu-padankan dengan jenis lain dalam rangkaian buket bunga segar. Perbanyakan Anigozanthos lazimnya melalui benih. Tanaman akan berbunga setahun pascatanam. Menurut ANBG cakar kanguru lebih cocok disebut sebagai tanaman berumur pendek.
Musababnya pertumbuhannya cenderung menurun setelah berumur 3—5 tahun. Namun, spesies tertentu seperti A. manglesii tergolong tanaman tahunan. Ada trik agar cakar kanguru bertahan lama yakni dengan memisahkan rumpun ketika sudah rimbun. Cukup tambahkan media tanaman organik setelah pemisahan rumpun.
Logan’s Nursery di Capalaba dan Brokfield Garden Center di Brookfield menyediakan cakar kanguru beragam warna. Nurseri Logan menyediakan bibit ukuran 14 cm dengan harga A$4,50 setara Rp43.500. Jenis bush ranger berwarna merah sedangkan bush gold kuning cerah. Pemilik Nurseri Logan, Graeme Logan, menuturkan, kelir cakar kanguru mampu memikat burung sehingga cocok dijadikan penghias taman.
Toko tanaman lain menjual seharga A$5,40 untuk ukuran 60 cm. Di Indonesia salah satu toko daring menjual benih cakar kanguru seharga Rp10.000 untuk sepaket berisi 15 butir. Jenisnya merah-hijau yang bisa tumbuh hingga 1 m. (Sinta Herian Pawestri)
