Monday, January 26, 2026

Cara Jitu Hasilkan Jambu Madu Deli Hijau Kualitas Prima

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Pekebun menghendaki jambu madu deli hijau berkualitas prima misalnya manis, renyah, bebas hama dan penyakit. Menghasilkan jambu madu hijau kualitas prima relatif mudah. Kuncinya pemupukan, seleksi buah, dan pemangkasan. Jambu madu adaptif di hampir semua tempat, syaratnya cukup sinar matahari.

Anda dapat  menggunakan media tanam berupa campuran tanah, kotoran sapi, kotoran ayam dan sekam fermentasi dengan perbandingan 2:1:1. Menanam jambu madu deli hijau dapat menggunakan  kantong tanam.

Hal itu untuk mempermudah pengaturan nutrisi dan penyiraman sekaligus mengurangi kompetisi nutrisi dengan tanaman lain. Berbeda dengan polibag, dinding kantong tanam berpori sehingga mengoptimalkan sirkulasi udara di perakaran.

Lakukkan penyiraman secara teratur.  Pemupukan berbeda antara masa vegetatif dan saat berbuah. Pada masa vegetatif pemupukan 1—2 sendok teh NPK 16:16:16 setiap 10—14 hari untuk pertumbuhan tanaman.

Pemupukan pupuk hayati bisa sebulan sekali. Pupuk hayati cair itu mengandung hara makro dan mikro, enzim pertumbuhan auksin, giberelin, dan sitokinin, serta mikrob protagonis yang dibutuhkan tanaman.

Nutrisi, enzim, dan mikrob mendukung pertumbuhan akar, batang, dan buah sehingga meningkatkan kualitas dan hasil panen. Pupuk hayati itu juga menetralkan residu berbahaya dari pupuk kimia.

Memasuki masa generatif, biasanya pada umur 7—8 bulan, Anda dapat mengganti pupuk dengan monokalium fosfat (MKP) 28% yang diberikan 10 hari sekali. Pupuk hayati cair tetap diaplikasikan sebulan sekali.

Pada masa berbunga, Anda dapat  mulai menyeleksi bakal buah. Ia merompes pentil yang mengarah ke atas atau muncul di ujung ranting. Setelah masa berbunga selesai— ditandai dengan gugurnya benang sari— segera bungkus dengan spunbond atau bahan kain sintetis. Bertujuan melindungi buah, sirkulasi udara baik, dan mudah kering setelah terguyur hujan.

Setelah panen, segera pangkas pohon untuk mengurangi percabangan nonproduktif. Pemangkasan juga mengurangi kerapatan tajuk sehingga fotosintesis optimal dan mempertahankan ketinggian tanaman sehingga memudahkan panen berikutnya.

Penggantian media tanam dilakukan setiap 2 tahun, karena pada masa itu media sudah jenuh, dan akar sudah memenuhi kantung tanam. Dardi, perawat tanaman, memangkas akar ketika mengganti media tanam.

Tentu saja tidak seluruh akar dipangkas, hanya bulu akar dan akar kecil di tepi. Tanaman kemudian dimasukkan kembali ke kantung tanam yang berukuran lebih besar dan ditambah media tanam baru.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img