Thursday, February 26, 2026

Cara Melebatkan Buah Mangga dalam Pot: Media Subur, Pupuk Rutin, dan Perawatan Tepat

Rekomendasi
- Advertisement -

Melebatkan buah mangga, terutama jenis yang dikenal sulit berbuah, bukan hal yang mustahil. Dengan media tanam yang tepat, pemupukan teratur, serta perawatan konsisten, tabulampot mangga dapat tumbuh subur dan dipenuhi buah tanpa harus selalu mengandalkan zat perangsang buah.

Media Tanam Subur Kunci Mangga Berbuah Lebat

Salah satu kunci utama untuk melebatkan buah mangga dalam pot terletak pada media tanam yang gembur dan kaya unsur hara. Mangga ditanam dalam pot beton berdiameter 60 cm dan tinggi 50 cm agar perakaran berkembang optimal.

Media tanam berupa campuran pupuk kandang, tanah, dan sekam dengan perbandingan 2:1:0,5 terbukti lebih subur dibanding komposisi lain seperti 1:1:1 atau 0,5:1:1. Komposisi dengan porsi pupuk kandang lebih tinggi—terutama dari kotoran ayam—mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro yang mendukung peningkatan produksi dan kualitas buah.

Sebagai tambahan nutrisi, tanaman diberi pupuk NPK sebanyak dua sendok makan setiap dua bulan sekali.

Selain media yang subur, ketersediaan cahaya matahari juga sangat penting. Paparan sinar yang cukup membantu proses fotosintesis berjalan optimal sehingga energi untuk pembentukan bunga dan buah tersedia dalam jumlah memadai.

Pupuk Kotoran dan Urine Sapi Tingkatkan Produktivitas

Upaya melebatkan buah mangga juga dilakukan melalui pemberian pupuk cair dari kotoran sapi. Sebanyak 50 kg kotoran sapi yang dibungkus karung direndam dalam 200 liter air selama satu pekan.

Kotoran sapi segar yang masih bercampur urine dinilai lebih baik. Urine sapi mengandung amonia yang akan terurai menjadi nitrat, unsur yang dibutuhkan tanaman dalam proses fotosintesis. Ketika fotosintesis berlangsung optimal, energi untuk pertumbuhan dan pembungaan meningkat sehingga produktivitas tanaman pun terdongkrak.

Air rendaman tersebut dikocorkan ke setiap pot sebanyak satu liter, dengan interval pemberian setiap tiga pekan.

Penyiraman dan Pemangkasan Rutin Merangsang Bunga

Perawatan harian turut menentukan keberhasilan melebatkan buah mangga. Tanaman disiram dua kali sehari untuk menjaga kelembapan media tetap stabil.

Pemangkasan tajuk juga dilakukan secara rutin, terutama dengan membuang sulur-sulur kering bekas dompolan buah. Langkah ini merangsang pertumbuhan tunas baru dan mendorong tanaman lebih rajin berbunga. Dengan perawatan konsisten, tabulampot mangga yang tergolong sulit berbuah pun dapat menghasilkan buah lebat.

Tambahan ZPT dan Pilih Varietas Genjah

Selain media dan pemupukan rutin, pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) dapat menjadi opsi tambahan. ZPT mengandung senyawa yang merangsang pembungaan sehingga membantu mempercepat pembentukan bunga.

Bagi yang menginginkan cara lebih praktis, pemilihan varietas genjah dan mudah berbuah juga menjadi strategi penting. Varietas seperti chokanan, mangga apel, okyong, khirsapati malda, dan kartikia dikenal lebih mudah berproduksi. Bahkan, okyong mampu berbuah sepanjang tahun.

Varietas tersebut cukup ditanam pada media campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Dengan penyiraman dua kali sehari dan pemupukan setiap tiga bulan, tabulampot mangga dapat tumbuh sehat dan berbuah lebat.

Dengan media tanam subur, tambahan nutrisi organik, penyiraman teratur, serta pemangkasan rutin, cara melebatkan buah mangga dalam pot menjadi lebih sederhana dan mudah diterapkan.


Artikel Terbaru

Daun Sukun untuk Kesehatan: Bukti Ilmiah Khasiatnya bagi Ginjal, Hati, dan Penyakit Degeneratif

Daun sukun (Artocarpus altilis) kian mendapat perhatian sebagai herbal pendukung kesehatan. Secara tradisional, daun kerabat nangka itu dimanfaatkan untuk...

More Articles Like This