Wednesday, January 28, 2026

Eksplorasi Alor

Rekomendasi
- Advertisement -

Namun, Alor sebetulnya mempunyai banyak komoditas lain yang menjadi tulang punggung perekonomian. Dengan tofografi berbukit, jambu mete dan kemiri cocok berkembang di kabupaten seribu pulau itu. Tak terkecuali tanaman perkebunan, hortikultura pun seperti mangga alor, pisang kepok, dan jagung lokal potensial dikembangkan. Pada akhir November 2009 Trubus berkesempatan menelusuri wilayah seluas 2.864,6 km2 dengan penduduk 179.000 itu.

  1. Anak-anak lebih banyak bermain di ladang ikut orangtua bercocok tanam di ladang.
  2. Biji kenari, dibuat gantungan kunci untuk menambah nilai ekonomi. Harga per buah Rp5.000, sedangkan jika dijual segar setelah dititi
  3. Buah kenari menjadi buah khas Alor. Pohonnya yang berumur ratusan tumbuh di hampir setiap tempat. Itulah sebabnya Alor dikenal dengan sebutan Pulau Kenari.
  4. Di Kecamatan Alor Selatan, ketinggian 800 m dpl, nangka tumbuh subur. Beragam jenis nangka tak punya nama tumbuh di sini.
  5. Bunga bangkai berdiameter 40 cm, tinggi 25 cm ditemukan di Hutan Nostalgia.
  6. Di pangkal buah nanas dijadikan sarang semut hitam. Pertumbuhan buah nanas terhambat, tapi masih di bawah ambang batas.
  7. Di Pasar Kalabahi, ibukota Kabupaten Alor, ikan dijual dengan harga murah, setumpuk cukup Rp15.000.
  8. Jagung lokai paytoko mencapai tinggi 3 m dengan 2 tongkol.
  9. Jagung lokal paytoko, khusus untuk produksi jagung titi (makanan mirip emping) khas Alor. Lengket seperti beras ketan.
  10. Jagung titi, direndam selama beberapa menit dalam air teh manis, untuk menu buka puasa.
  11. Jeruk kiser tumbuh di Desa Apui, Kecamatan Alor Selatan, potensi untuk dikembangkan sebagai jeruk peras (3)
  12. Kako mulai dikembangkan sebagai tumpangsari dengan kemiri. Luas penanaman baru 647 hektar dengan produksi 6,6 ton
  13. Kemiri, komoditas perkebunan utama Kabupaten Alor, produksinya mencapai 3.065,44 ton per tahun. Penanaman tersebar di hampir 17 kecamatan.
  14. Kulit batang retak-retak, meski berumur muda. Itulah ciri khas mangga alor.
  15. Mangga alor diperlakukan eksklusif. Panen bertahap untuk memenuhi pesanan para pelanggan.
  16. Mangga alor, bobot di atas 500 g per buah. Rasa manis saat mengkal. Paling terkenal di antara mangga-mangga lainnya. Harganya paling mahal Rp3.500–Rp5.000 per buah.
  17. Mangga dodol, berasa manis, produksi tinggi, tapi kalah populer dibanding mangga alor.
  18. Mangga introduksi dari Australia. Ditanam di Desa Apui, Kecamatan Alor Selatan, warna lebih cerah karena mendapat sinar matahari penuh
  19. Masyarakat Alor sebagian besar berprofesi ganda sebagai nelayan dan petani karena wilayahnya yang berada di tepi pantai dan dilingkupi gunung.
  20. Mencari sumber air di perbukitan dengan menggunakan ranting, dilakukan anggota masyarakat alor. Ranting akan mengarah ke titik air berada. (4)
  21. Menyiasati kekurangan air, saat tanam dilengkapi ruas bambu. Bambu diisi air hinga penuh setiap minggu.Dari bagian dasar bambu yang dilubangi, air menetes membasahi perakaran tanaman.
  22. Pare diminati pekebun karena dalam 28 hari penen dan harganya Rp10.000 per 3 buah.
  23. Pertanaman cengkih zanzibar, tersebar di beberapa kecamatan seluas 293 ha dengan produksi 28,3 ton.
  24. Pisang kepok alor sangat terkenal karena manis dan pulen. Produktivitas tinggi, beberapa jenis mencapai 30 sisir dalam 1 tandan. (1)
  25. 722       Pohon mangga alor juara, berumur 18 tahun milik Hamid Eta di Desa Dulolong Barat. (2)
  26. Rusa timor Cervus timoriensis, mulai diternak untuk menghindari kepunahan. Kini ada sekitar 300 ekor hasil penangkaran. (1)
  27. Sebelum diasap ikan-ikan tongkol hasil tangkapan nelayan ini dibersihkan dan ditusuk bambu.
  28. Tanaman kemiri ‘liar’ menghampar di bukit-bukit.Di sambangi ketika musim panen pada Juni-Juli. (3)
  29. Tiba musim hujan, saatnya tanam jagung. Dilakukan gotong royong, secara bergantian.
  30. Vanili alor, dirilis sebagai vanili unggul nasional. Luas pertanaman di Alor seluas 240 ha dengan produksi 44 ton.
  31. Yulius Awe, di Desa Dulolong, Kecamatan Alor Barat laut memanen nanas untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. (2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img