Harga Pangan 11 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp90.050 per Kg

Rekomendasi

Trubus.id — Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang pasar tradisional mengalami perubahan pada 11 September 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, kenaikan paling menonjol terjadi pada kelompok cabai.

Harga cabai rawit merah tercatat Rp90.050 per kg, naik Rp6.050 atau sekitar 7,2% dibandingkan hari sebelumnya. Cabai merah keriting juga meningkat menjadi Rp62.950 per kg, naik Rp5.200 atau 9%. Sementara cabai rawit hijau berada di Rp64.700 per kg, naik Rp2.450 atau 3,94%.

Adapun cabai merah besar tercatat Rp54.200 per kg, naik Rp1.400 atau 2,65%.

Di komoditas beras, harga beras kualitas bawah I berada di Rp14.800 per kg, turun Rp50 atau 0,34%. Beras kualitas bawah II justru naik Rp50 menjadi Rp14.700 per kg.

Harga beras kualitas medium I tercatat Rp16.550 per kg dan medium II Rp16.400 per kg. Sementara beras kualitas super I berada di Rp17.850 per kg, sedangkan super II Rp17.300 per kg.

Komoditas bawang merah ukuran sedang tercatat Rp37.700 per kg, turun Rp450 atau 1,18%. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik Rp100 atau 0,25% menjadi Rp39.400 per kg.

Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar berada di Rp42.500 per kg, turun Rp200 atau 0,47%. Daging sapi kualitas 1 naik Rp250 menjadi Rp152.150 per kg, sedangkan daging sapi kualitas 2 berada di Rp142.850 per kg, turun Rp100 atau 0,07%.

Harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.900 per kg, naik Rp250 atau 0,84%.

Sementara itu, gula pasir kualitas premium masih bertahan di Rp20.300 per kg dan gula pasir lokal Rp19.100 per kg.

Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah mencapai Rp20.500 per kg, naik Rp50 atau 0,24%. Minyak goreng kemasan bermerek 1 berada di Rp24.300 per kg, turun Rp50 atau 0,21%. Adapun kemasan bermerek 2 naik Rp50 menjadi Rp23.500 per kg.

Data PIHPS menunjukkan harga pangan nasional bergerak beragam, dengan cabai menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Artikel Terbaru

Beras Pratanak Dikembangkan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani

Trubus.id — Beras pratanak dengan indeks glikemik rendah dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen sekaligus mendorong kesejahteraan petani....

More Articles Like This