Trubus.id—Radis merah, kolrabi, dan rukola sayuran yang masih terbilang eksklusif Radis biasanya disajikan jurumasak di hotel berbintang yang menyediakan menu mancanegara.
Radis merah (radish red ball) bercita rasa manis seperti bit. Umbi radis berbentuk membulat seukuran bawang bombai.

Selain radis merah ada kolrabi sejenis kubis yang membentuk umbi di batang di atas kotiledon. Kolrabi dapat dikonsumsi mentah atau rebusan. Cita rasanya perpaduan antara kubis dan brokoli.

Sayur unik lainnya rucola wild jenis tanaman yang daunnya berwarna hijau dan berlekuk. Sosok rucola wild lebih kecil, bertekstur relatif keras, bercita rasa lebih pedas, dan lengkungan daun lebih tajam ketimbang tanaman sejenis lainnya.
Sejatinya sayuran eksklusif itu dapat dibudidayakan sendiri. Ketut Adi Putra Santosa misalnya menanam beragam sayuran radis merah, kolrabi, dan rukola di Pancasari, Kabupaten Singaraja, Provinsi Bali. Lokasi budidaya berketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Berikut langkah budi daya radis merah.
Budi daya Radis Merah
- Semai biji radis merah.
- Selang 2 pekan pindahkan bibit radis ke bedeng berukuran 20 m x 0,95 m berpopulasi sekitar 300 tanaman.
- Berikan pupuk cair berupa campuran 1 kg NPK dan 50 liter air pada 7 hari setelah tanam (hst).
- Selang 2 pekan berikan gabungan 2,5 ml pupuk organik cair dan 2 g fungisida yang dilarutkan 1,5 l air.
- Panen umbi kerabat brokoli itu pada 35 hari setelah tanam. Dari 300 tanaman, Anda dapat menuai sekitar 3—6 kg. Bobot sebuah umbi radis rata-rata 10—20 gram.
