Tuesday, January 27, 2026

Keunggulan Avokad Rifai dari Kendal

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Avokad kepunyaan Rifai dari Kendal memiliki daging buah bercita rasa gurih, dengan ketebalan buah 3,33 cm. Persentase bagian buah yang dapat dikonsumsi (edible portion) mencapai 94 persen. Itu sekilas keunggulan avokad Rifai.

“Kadar air rendah dan berminyak tinggi. Nama avokadnya PW02,” kata Abdul Rifai, pehobi avokad di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kelebihan lain PW02 yakni kulitnya mudah dikupas dan warnanya berubah kuning kecokelatan saat matang. Bobot PW02 mencapai 831 gram dengan bentuk buah oval.

Nama PW02 berasal dari singkatan nama pemilik tanaman top working yakni Prawiro Winoto yang juga rekan Abdul Rifai. Adapun asal pohon induk PW02 yang berada di pinggir hutan tidak diketahui.

PW02 berbuah setahun dua kali pada Oktober dan April dengan produktivitas mencapai 250 kg per musim. Kini Abdul Rifai ikut mengembangkan avokad itu lantaran terpincut rasa gurihnya plus berkadar minyak tinggi.

“Tanaman baru berumur 2,5 tahun dan mulai belajar berbunga,” kata Rifai.

Selain PW02, Rifai juga mengoleksi avokad unggul lain yakni Rifai 4. Avokad itu bercita rasa manis dan gurih sekali.

“Ada pekerja di bengkel dekat rumah. Tetangganya, seorang ibu hobi membudidayakan tanaman. Saya datangi, ternyata ibu itu menanam avokad dari biji. Akhirnya saya beli 100–200 bibit,” tutur lelaki 51 tahun itu.

Rifai membudidayakan avokad itu di lahan seluas 2.000 m2 di sela-sela tanaman sengon. Ia menanam avokad itu pada 2019 dan mulai berbuah pada 2021. Pertama kali panen Rifai mendapatkan 9–10 buah per tanaman. Uniknya, ketika matang, avokad itu memiliki tiga warna yakni hijau, kuning, dan merah. Kalau masih mentah, hanya warna hijau dan kuning.

Avokad Rifai 4 memiliki tekstur buah yang cenderung kenyal dan tanpa serat. Tanaman itu berbuah pada Februari dan Agustus. Produktivitas saat ini terbilang rendah, 40 kg per musim karena kurang mendapatkan sinar matahari. Hal ini karena tanaman avokad setinggi 6–7 meter itu terhalang tanaman bambu yang lebih rimbun dan tinggi.

Menurut Dinno M. Dionysius, S.P., M.P., dari Komunitas Alpukat Nusantara (AlNusa),  avokad PW02 mempunyai rasa gurih dan ketebalan buah yang sempurna. PW02 termasuk kategori buah meja dan industri karena memiliki kadar minyak relatif tinggi.

Sementara itu, avokad Rifai 4 memiliki bentuk buah memanjang dan warna kulitnya hijau dan berubah kemerahan saat matang. Ketebalan kulit 1,3 mm dan mudah dikupas. Edible portion-nya mencapai 82 persen dengan bobot biji 66 gram.

“Avokad rifai 4 prospek masuk kategori buah meja dan olahan,” kata Dinno.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img