Trubus.id—Pehobi sekaligus pemulia tanaman di Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, menyilangkan menyilangkan kuping gajah golden sunrise (induk betina) dengan kuping gajah papillilaminum darkest panama (induk jantan). Eddy belum memberi nama pada kuping gajah baru itu. Ia menyilangkan kedua induk pada 2022.
Eddy memperkenalkan kuping gajah golden sunrise x papillilaminum darkest panama pada 2023. Menurut Eddy kuping gajah baru itu memiliki nilai jual yang sama dengan bumble bee. “Karakter variegata kuning cerah dengan kombinasi hijau yang tidak terlalu pekat membuat tampilan daun terlihat lebih semarak,” kata sarjana pertanian alumnus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) itu.
Hanya kuping gajah golden sunrise x papillilaminum darkest panama memiliki garis tulang daun yang tidak terlalu menonjol. Pun pada tulang daun tidak terdapat warna silver menyala. Yang menarik, umur tanaman belum mencapai 1 tahun, tetapi sudah menampilkan karakter yang kuat. Eddy juga menghasilkan kuping gajah baru dengan warna pekat pada 2023.
Eddy menyilangkan kuping gajah night queen (induk betina) dengan papillilaminum black velvet indo type (BVIT) sebagai induk jantan. Eddy menyematkan nama saloka pada kuping gajah hasil silangannya itu. Daun kuping gajah saloka tebal. Saat dipegang permukaan daun terasa berkerut-kerut. Karakter itu merupakan warisan dari kuping gajah night queen. Warna daun hitam pekat turunan dari kuping gajah papillilaminum BVIT. Sementara bentuk daun sempit memanjang merupakan perpaduan dari kedua induk.

Pemulia kuping gajah di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Edi Suryadi juga mempunyai kuping gajah baru. Edi menyilangkan kuping gajah Anthurium clarinervium (induk betina) dengan kuping gajah bintang kejora (induk jantan). Ia memberikan nama arrow karena memiliki bentuk seperti anak panah. Arrow memiliki garis tulang nyata yang merupakan warisan A. clarinervium.
Kuping gajah A. clarinervium juga mewariskan warna hitam pekat. Sementara bentuk daun yang meruncingserupa mata anak panah merupakan warisan kuping gajah bintang kejora. Arrow merupakan hasil silangan pada 2021. Saat itu Edi menyemai 36 biji. Setelah menyeleksi hanya ada 2 tanaman yang memiliki karakter unggul, salah satunya arrow.

