Trubus.id— Selain untuk diminum, faktanya kopi memiliki banyak manfaat lain. Mulai dari pupuk, insektisida, hingga pestisida dari kopi. Berikut manfaat kopi selain diminum.
Pupuk ampas kopi
Bila Anda gemar meminum kopi, jangan buang ampasnya. Ampas kopi kaya kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) yang dibutuhkan tanaman. Demikian yang dirilis oleh Soil and Plant Laboratory Inc., California, Amerika Serikat.
Oleh karena itu tebarkan ampas kopi di sekitar perakaran tanaman atau sayuran di pot. Kandungan hara ampas kopi terurai pelan-pelan. Niscaya tanpa pupuk kimia, tanaman tetap subur.
Kopi untuk hidroponik
Masyarakat perkotaan menyukai budidaya sawi dengan sistem hidroponik yang sumber nutrisinya dari bahan kimia sintetis. Sebetulnya ampas kopi pun bisa menjadi pupuk hidroponik.
Periset dari Universitas Negeri Padang, Fika Faradhila, membuktikan pemanfaatan pupuk organik cair dari ampas kopi dapat meningkatkan pertumbuhan sawi Brassica juncea. Tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun tanaman anggota famili Brassicaceae itu lebih tinggi dengan perlakuan pupuk cair ampas kopi daripada tanpa pemberian pupuk ampas kopi.
Kopi untuk keong
Keong memang menjengkelkan lantaran menggerogoti bunga dan daun tanaman hias. Pemakaian molusida (pestisida untuk membunuh keong hanya cocok untuk kebun skala luas. Untuk penggemar tanaman, penanggulangan ada di rak dapur.
Masukkan 1 sendok kopi ke dalam tapai singkong. Aroma tapai itu mengundang keong untuk melahapnya. Setelah memakan tapai kopi, dalam 2 hari keong pingsan dan mati karena mabuk oleh zat kafein dalam kopi.
Insektisida dari kopi
Era baru manfaat kopi telah datang. Riset Paulo Mazzafera dari Brasil dalam Journal of Agriculture dan Food Chemistry membuktikan biji kopi mentah mengandung protein globulin tinggi yang efektif membunuh kutu gudang Callosbruchus maculatus perusak biji-bijian.
Globulin hancur jika kopi dioven atau disangrai. Menurut Paulo, gen penghasil globulin potensial disisipkan ke dalam tanaman pangan agar dapat menghasilkan insektisida sendiri.
