Trubus.id—Tanaman buah dalam pot (Tabulampot) kian populer. Hal itu seiring banyak masyarakat yang menginginkan memiliki pohon buah di lahan terbatas. Tabulampot cocok untuk masayarakat perkotaan.
Proses pemindahan tanaman dari polibag ke dalam pot atau drum harus dilakukan dengan tepat agar tanaman bisa tumbuh sentosa. Sebaiknya penanaman tidak langsung dilakukan setelah tanaman dibeli.
Istirahatkan dulu beberapa hari dengan menempatkan di lokasi terlindung. Tujuannya agar tanaman beradaptasi di lingkungan baru. Anda cukup menyiram setiap hari. Proses adaptasi dianggap cukup jika kondisi daun tumbuh normal. Kemudian tanaman dipindahkan ke dalam pot.
Mula-mula isi dasar pot dengan serutan gergaji atau sekam murni hingga setebal 5—10 cm. Itu menjamin kelancaran drainase dan aliran udara. Pertumbuhan akar dan penyerapan unsur hara di dalam tanah berjalan baik.
Setelah itu masukkan tanah media secara merata di atas serutan gergaji atau sekam murni hingga separuh pot. Masukkan tanaman setelah polibag ditanggalkan. Caranya, gunting salah satu sisi polibag dari atas ke bawah.
Lalu lepaskan polibag secara perlahan agar bola akar tidak pecah. Masukkan bagian bola akar ke dalam pot dengan posisi tanaman tepat di bagian tengah. Ruang-ruang kosong di sekeliling bola akar diisi lagi dengan media campuran sampai mendekati permukaan atas pot.
Usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10—15 cm di atas permukaan media. Siram tanaman setiap hari. Tabulampot yang baru dibeli tidak perlu penanaman kembali jika media dan pot masih memenuhi syarat.
Pot dan media diganti bila pertumbuhan tanaman lambat, media berkurang, media tampak kurang subur dan tidak porous lagi, atau pot tidak mampu lagi menampung akar tanaman. Penggantian pot dengan mencabut tanaman dari pot lama secara hati-hati.
Maksudnya agar akar tidak rusak dan bola tanah tetap utuh. Caranya, miringkan pot lalu diketuk-ketuk sekeliling pot hingga media terlepas dari pot. Tanaman dikeluarkan dari pot lama lalu dipindahkan dalam pot baru yang lebih besar.
