Trubus.id— Seperti tanaman lain, tanaman buah dalam pot (tabulampot) mangga juga sering diserang hama dan penyakit. Masalah yang paling sering ditemukan, diantaranya bisul-bisul berwarna hitam di permukaan daun.
Daun menjadi tidak menarik, proses fotosintesis juga terganggu sehingga tanaman merana. Bisul berisi telur lalat bisul Procontarina matteiana yang berkembang di dalam jaringan daun. Telur menetas menghasilkan larva yang mengisap cairan di dalam bisul.
Daun terserang sebaiknya dipangkas lalu dibakar. Sementara lalat bisul yang sering keluar pada sore dan malam hari disemprot insektisida berbahan aktif sipermetrin. Di pasaran, insektisida yang dimaksud dapat ditemukan dalam berbagai merek. Misalnya Arrivo, Cymbush, Venom, dan Ripcord.
Gangguan lain, munculnya kutu putih yang mengandung cendawan jelaga. Kutu putih biasanya mengisap cairan daun sehingga daun kering atau layu. Bahkan cendawan jelaga mengundang kehadiran semut sehingga mengganggu fotosintesis.
Untuk menanggulanginya gunakan insektisida berbahan aktif metamidofos. Hama penggerek batang yang menyebabkan cabang dan batang keropos juga harus diatasi dengan insektisida seperti Cymbush, Decis, Curacron, Sevin, atau Atabron.
Aplikasi insektisida dapat dilakukan bersamaan dengan fungisida untuk mengatasi penyakit. Fungisida yang biasa dipakai di antaranya Dithane, Cupravit, dan Dursban. Dosis dan frekuensi penyemprotan sesuai anjuran dalam kemasan.
