Trubus.id—Pupuk organik cair (POC) berbahan urine kelinci menghemat biaya pembelian pupuk kimia hingga 50%. Itulah pengalaman petani padi di Desa Juwiring, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Kurniawan Turwahyudi.
Ia mengganti pupuk kimia dengan pupuk organik cair (POC) urine kelinci. “Namun, pengurangan pupuk kimia itu tidak langsung separuhnya, tapi bertahap,” ujar pria yang akrab disapa Wawan itu.
Ia memberikan POC urine kelinci untuk padi dengan cara disemprotkan ke seluruh tanaman. Ia menyemprotkan 250 ml POC urine kelinci dengan sprayer berkapasitas 25 liter. Penyemprotan di lahan sehektare itu 2,5 liter POC.
Penyemprotan dilakukan sejak padi 15 hari setelah tanam (hst). Ia menyemprotkan POC urine kelinci sepekan sekali hingga padi menguning dan malai mulai menunduk. Wawan juga memberikan POC urine kelinci dengan cara dikocor saat pengairan melalui aliran irigasi.
Tujuannya agar POC juga memperbaiki kondisi tanah yang rusak karena terus-menerus diberi pupuk sintetis kimia. Wawan terdorong menggunakan urine kelinci karena kesulitan memperoleh pupuk kimia.
Kalaupun ada harga makin melambung. Sehingga Wawan perlu memutar otak untuk mencari alternatif pupuk lain. Pilihan jatuh pada POC urine kelinci, ia pun mempelajari literatur mengenai penggunaan urine kelinci.
Demi mendapatkan urine kelinci, ia beternak kelinci dan membeli indukan meski mahal. Total ia memiliki 60 ekor kelinci. Namun berkurang karena Wawan sibuk bekerja di sebuah perusahaan. Namun, Wawan memiliki stok POC urine kelinci yang dicampur dengan empon-empon seperti kunyit, lengkuas, dan temu hitam.
Bahan lain bratawali dan tembakau untuk pestisida nabati. Menurut dosen di Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Ahadiyat Yugi Rahayu, M.Si., penelitian urine kelinci telah dilakukan Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk.
Hasil penelitian menunjukkan, pupuk urine kelinci mengandung unsur hara cukup tinggi yakni 4% nitrogen, 2,8% fosfor dalam bentuk difosfor pentaoksida (P2O5), dan 1,2% kalium dalam bentuk kalium oksida (K2O).
Wawan juga merasakan manfaat dari penggunaan POC urine kelinci terhadap produksi padi yang sama meski ada pengurangan pupuk kimia. Baca juga cara bikin urine kelinci.
