Wednesday, August 10, 2022

Ramu Nutrisi Tin

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Meramu sendiri pupuk campuran untuk tin.

Bibit tin conadria milik Yudi Haryanto.
Bibit tin conadria milik Yudi Haryanto.

Pehobi tin di Jakarta Yudi Haryanto menggunakan pupuk hidroponik AB mix untuk tanaman tin koleksinya. Hasilnya sangat memuaskan sebab pertumbuhan tanaman melesat. Tanaman mencapai tinggi 1,5 m dari bibit berukuran 25—30 cm dalam waktu 4—6 bulan. “Pupuk AB mix hidroponik mengandung semua unsur, baik makro maupun mikro sehingga kebutuhan tanaman dapat terpenuhi,” ujarnya. Tunas-tunas baru pun lebih gampang bermunculan.

Yang menggembirakan, tanaman lebih cepat berbuah. Biasanya, Yudi butuh waktu 6 bulan untuk memanen tin dari bibit hasil cangkok. Namun, berkat pupuk AB mix ia bisa mempersingkat waktu panen menjadi 2—3 bulan. Buah yang dipanen pun lebih optimal—besar dan mulus. Yudi menuturkan sudah sekitar 2 tahun menggunakan AB mix sebagai nutrisi untuk tin. Ia menggunakan pupuk AB mix yang mudah dijumpai di pasaran. Pria berusia 42 tahun itu melarutkan 5 ml nutrisi A ditambah 5 ml nutrisi B ke dalam 1 liter air. Ia menyiramkan larutan itu seminggu sekali.

Racikan sendiri

Pupuk AB mix padat.
Pupuk AB mix padat.

Pehobi tin di Kota Malang, Jawa Timur, Djadmiko juga memilih AB mix sebagai nutrisi bagi tabulampot—tanaman buah dalam pot—tin miliknya. Ia menanam sekitar 30 jenis tin dalam pot di halaman dan di lantai atas rumahnya. Salah satunya adalah tin jenis green hybrid mission. Tin jenis itu buahnya gampang rontok kalau tidak dibuahi. Berbeda dengan jenis tin biasa yang berbuah tanpa polinasi. Itu sebabnya, ia bertekad mencari ramuan nutrisi terbaik agar tin klangenannya berbuah optimal.

Ayah dua anak itu meracik sendiri pupuk AB mix. Ia membuat formula AB mix dengan konsentrasi 1.100 ppm. Mula-mula ia membuat larutan pupuk A dan B. Ia memasukkan semua bahan pupuk A ke dalam gelas ukur berkapasitas 1 liter. Selanjutnya, ia menuangkan 1 liter air murni dan mengaduknya hingga larut. Hal serupa juga dilakukan untuk membuat larutan pupuk B. Formula AB mix racikan Djadmiko itu mengandung unsur fosfor dan magnesium, masing-masing sebesar 65 ppm dan 70 ppm.

565_-56Djadmiko menyimpan kedua larutan itu di dalam ruangan sejuk dan kering. Ia menuturkan campuran pupuk A dan B dalam 200 L air mempunyai nilai EC sekitar 2,2 /1.100 ppm. Derajat keasaman (pH) pupuk sekitar 5,8—6,2. Apabila tingkat pH rendah maka pupuk gampang menggumpal. Ketika waktu penyiraman tiba, ia menyiapkan 1 liter air lalu menambahkan pupuk A dan B, masing-masing 5 ml. Ia mengaduk semua bahan hingga rata lantas menyiramkan 600 ppm (600 mg/liter air) pupuk di setiap tanaman.

Djadmiko Pambudi, pehobi tin di Kota Malang, Jawa Timur.
Djadmiko Pambudi, pehobi tin di Kota Malang, Jawa Timur.

Alumnus Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor, itu langsung menyiramkan pupuk ke media tanam. Harapannya, tanah dan akar dapat langsung menyerap nutrisi dari pupuk AB mix. “Penyemprotan ke daun justru mempercepat penguapan pupuk,” ujarnya. Hasilnya sungguh menggembirakan. Pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat. Pertambahan daun tin rata-rata 1,5 daun per minggu. Sedangkan untuk batang, dalam sebulan pertumbuhannya bisa mencapai 30—50 cm dalam sebulan.

Djadmiko menuturkan penyiraman juga sangat berpengaruh selama merawat tin. “Hentikan penyiraman selama pembentukan buah,” ujarnya. Penyiraman terlalu sering di masa berbuah bisa membuat buah pecah. Penyiraman cukup 1—2 minggu sekali selama masa pembuahan. Penggunaan secara umum hanya 600 ppm saja atau sekitar ½ dosis pupuk baku yang mencapai 1.100 ppm. Letakkan tanaman di tempat yang cukup sinar matahari agar pertumbuhan optimal.

Nitrogen

Tin koleksi Djadmiko Pambudi dengan penggunaan pupuk AB mix.
Tin koleksi Djadmiko Pambudi dengan penggunaan pupuk AB mix.

Pekebun tin di Bogor, Jawa Barat, Zekky Bachri pun menggunakan pupuk AB mix bagi tanaman tin koleksinya. Pupuk itu mengandung hara makro N, P, K, Mg, Ca, S, dan hara mikro Fe, Mn, Zn, B, Cu serta Mo. Zekky memberikan dosis rendah, yakni dengan EC 4.000 ms/m setiap dua pekan. Ia memperoleh pupuk kaya nutrisi itu dari toko hidroponik. Berkat pemberian pupuk itu selama dua minggu sekali, tanaman tin tumbuh subur.

Zekky juga rajin menaburkan pupuk NPK majemuk dengan perbandingan 16:16:16 dan Nitrabor. Ia mencampur NPK dan Nitrabor dengan perbandingan 3:1. Keduanya dilarutkan dengan dosis 2 gram per liter air. Pemberian pupuk NPK tersebut setiap dua minggu, diseling dengan pupuk AB mix. “Nitrabor merupakan paket lengkap yang mengandung nitrogen nitrat, kalsium, dan boron yang diperlukan oleh tanaman,” ujarnya.

Perawatan tanaman yang lain yakni perawatan hama dan penyakit. Organisme yang kerap menyerang adalah karat daun. Zekky menyarankan pemberian pupuk yang mengandung kalsium pada tanaman tin. “Fungsi kalsium membentuk dinding sel, sehingga tanaman menjadi kuat dan tidak mudah ditembus oleh jamur.” ujarnya. Ia meletakkan seluruh tin koleksinya dalam pot, di halaman rumah. Sinar matahari penuh sepanjang hari sangat bagus bagi pertumbuhan, perkembangan, dan proses pematangan buah. (Marietta Ramadhani)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img