Trubus.id — Virus gemini menjadi momok bagi para petani cabai. Sering kali penyakit itu mencuri laba petani karena gagal panen. Tanda tanaman cabai terserang virus gemini adalah daun-daun cabai mulai menguning, lalu menggulung ke atas dan tulang daun menebal.
Salah satu upaya menangkal virus gemini adalah dengan membudidayakan varietas cabai rawit Shypoon 2. Varietas baru itu hasil pemuliaan produsen benih CV Halbanero. Agung Sudibyo dari CV Halbanero mengatakan, cabai rawit Shypoon 2 tahan serangan virus gemini.
“Varietas ini khusus untuk daerah endemik virus yang merupakan sentra cabai,” kata Agung.
Serangan hama di sentra cabai seperti Kediri, Malang, Jember, Blitar, Temanggung, dan Garut. Menurut Agung, membudidayakan cabai rawit Shypoon 2 mampu menekan biaya perawatan.
Biaya penyemprotan pestisida bisa ditekan hingga 75%. Artinya, jika biaya penyemprotan pestisida Rp30 juta per hektare, saat menggunakan Shypoon 2 biaya hanya Rp7,5 juta. Selain itu, produktivitas Shypoon 2 juga tinggi mencapai 15,55–17,13 ton per hektare. Bandingkan dengan varietas rawit lain hanya 13,2 ton per hektare. Umur panen Shypoon 2 hanya 87–91 hari setelah tanam.
Gladion Oben Fariza, petani cabai di Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, mengatakan, perawatan Shypoon 2 mudah. Ia hanya menyemprotkan pestisida sepekan sekali. Serangan virus gemini di lahan Oben pun nihil. Sebelumnya, ia menanam varietas lain. Ia harus menyemprotkann pestisida setiap hari. Kalau tidak dilakukan penyemprotan, daunnya kuning karena serangan kutu kebul.
Kutu kebul Bemisia tabaci kerap membonceng virus gemini. Serangga itu “membantu” penyebaran virus. Oben menanam Shypoon 2 di lahan 7 m × 30 m berpopulasi 1.700 tanaman. Total panen mencapai 1 ton.
“Saya panen 19 kali. Panen 1–5 itu rata-rata hanya 5–10 kg. Kemudian panen 5–19 itu rata-rata 60–80 kg setiap kali panen,” kata petani berusia 34 tahun itu.
Petani sejak 2021 itu menanam cabai saat musim hujan Juli–November. Ia menuturkan, serangan fusarium pun tidak masif. “Shypoon 2 ini bagus ketahanannya terhadap virus,” tuturnya.
Agar hasil optimal, Agung merekomendasikan petani menanam varietas Shypoon 2 pada Maret–Juni. Alasannya, varietas Shypoon 2 kurang tahan terhadap serangan fusarium yang mengakibatkan tanaman cabai layu.
“Shypoon 2 lebih cocok ditanam saat musim kemarau,” kata Agung.
