Trubus.id — Dinas Pertanian Provinsi Banten menggelar Festival Hortikultura, Rabu (05/10), di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Kontes Durian menjadi salah satu rangkaian Festival Hortikultura.
H. Asep Mulia, salah seorang panitia kontes durian, mengatakan, Festival Hortikultura digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-22 Provinsi Banten. Sementara itu, Kontes Durian Banten 2022 menjadi kontes durian ke-6 yang sukses digelar.
Asep mengatakan, Kontes Durian Banten 2022 sukses digelar. Dari 36 peserta yang ikut berkompetisi dalam kontes durian, juri telah memilih tiga durian juara. Ketiga durian juara antara lain, durian si awan (juara 1), durian starquin (juara 2), dan durian si kacet (juara 3). Bagi peserta kontes yang juara diberi uang pembinaan dan piala.
Sementara itu, untuk menyukseskan kontes durian, Asep menyebut panitia menghadirkan juri-juri berkompeten. Juri dihadirkan dari Yayasan Durian Indonesia dan Durian Traveler.
Andi, pemilik durian si awan mengaku senang, durian yang diikutkannya berhasil meraih juara 1. Menurutnya, uang pembinaan yang didapat sebesar Rp7.500.000 akan digunakan untuk pengembangan durian di kebun, seperti alokasi biaya pemupukan pohon durian.
Kontes durian yang digelar juga sebagai ajang mengenalkan durian lokal unggul agar naik kelas. Agung Gumelar, pemilik durian starquin peraih juara 2 kontes durian Banten 2022, mengatakan, tujuannya berpartisipasi mengikuti kontes adalah mengenalkan durian lokal Pandeglang yakni starquin miliknya.
Sesuai dengan namanya, ia berharap duriannya itu bisa menjadi ratu durian Pandeglang. Ia menjual durian starquin di angka Rp500 ribu–Rp750 ribu per buah.
Abdul Muhi, pemilik durian si kacet peraih juara 3, mengikuti kontes untuk mencari pengalaman kontes durian. Selain itu, untuk mengenalkan durian si kacet di meja kontes. Menurutnya, durian si kacet merupakan salah satu durian lokal unggul dari Banten, dengan ciri biji kecil, sekaligus menjadi latar belakang penamaan kacet.
