Wednesday, January 28, 2026

Teknologi Pengolahan Garam untuk Meningkatkan Kualitas

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Teknologi pengembangan pengolahan garam rakyat menjadi garam industri salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas garam.

Kepala Pusat Riset Teknologi Industri Proses dan Manufaktur, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hens Saputra menuturkan bahwa BRIN telah mengembangkan teknologi pengolahan garam dengan kapasitas besar di Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Ia menjelaskan bahwa dengan teknologi itu dapat memproduksi garam berkualitas tinggi hingga 99,7% NACL. Proses itu melibatkan penggunaan teknologi hidrosiklon untuk memisahkan kontaminan.

Menurut Hens garam industri membutuhkan kadar NACL minimal 97% dan mesti memenuhi standar kalsium serta magnesium yang lebih ketat. Ia juga menyoroti kendala garam rakyat salah satunya dalam menurunkan kadar magnesium dan kalsium itu.

“Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas garam, tetapi juga memberdayakan 1.000 petani garam dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor industri. Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan harga garam lokal bisa bersaing dengan garam impor yang lebih murah,” ujar Hens.

Menurut Hens garam tidak hanya sebagai bumbu masakan, tetapi juga sebagai bahan baku industri seperti  untuk deterjen dan plastik.

“Saat ini, garam lokal telah memenuhi standar untuk konsumsi, namun belum memenuhi syarat untuk industri karena kualitasnya yang belum optimal,” ujarnya dilansir dari laman BRIN.

Ia menuturkan bahwa kebutuhan garam nasional lebih dari 4 juta ton per tahun. Sementara produksinya sekitar 2,5 juta ton.

“Garam lokal yang memenuhi syarat mutu garam konsumsi hanya lebih dari 700.000 ton per tahun, sedangkan garam rakyat yang tidak terserap pasar sekitar lebih dari 50 persen tidak memenuhi garam industri, sehingga harus impor sekitar 3 juta ton,” ujar Hens.

Maka perlu teknologi yang sesuai dalam meningkatkan kualitas garam rakyat menjadi garam industri. Ia menuturkan bahwa ekonomi biru dengan prinsip Circular Economy berkelanjutan itu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani garam, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Potensi lain menurut Hens datang dari pemanfaatan limbah pengolahan garam. Pasalnya dapat menjadi bahan baku farmasi. Selain itu ada inovasi produksi air bersih dari teknologi membran yang diintegrasikan dengan produksi garam.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img