Saturday, January 17, 2026

Rumah Kaca Taman Begonia, Wujud Sinergi untuk Keanekaragaman Hayati

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan Rumah Kaca Taman Begonia di Kebun Raya Bogor sebagai bagian dari upaya edukasi, konservasi, dan riset keanekaragaman hayati. Kolaborasi dengan PT Mitra Natura Raya (MNR) itu menghadirkan fasilitas konservasi yang inklusif dan inspiratif bagi masyarakat.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menegaskan bahwa kerja sama dengan MNR membuktikan bahwa dunia riset dan sektor komersial dapat berkembang bersama secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan adalah kunci bagi bisnis jangka panjang yang berdampak luas.

Rumah Kaca Taman Begonia diharapkan menjadi ikon baru Kebun Raya Bogor sekaligus inspirasi dalam pengelolaan koleksi botani lainnya. Handoko menegaskan pentingnya membangun kemitraan inovatif agar fasilitas ini dapat terus memberikan manfaat edukatif yang berkelanjutan.

Handoko juga menyoroti perlunya peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan Kebun Raya agar lebih efisien dan berdaya guna. Ia menilai bahwa kemitraan dengan sektor swasta dapat menciptakan ekosistem yang lebih sehat tanpa membebani anggaran negara.

Melansir pada laman BRIN Komisaris Utama PT Mitra Natura Raya, Ery Erlangga, mengapresiasi kepercayaan BRIN dalam membangun ekosistem edukatif berbasis konservasi. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi lebih kepada menghadirkan tempat pembelajaran yang bermakna dan mudah diakses semua kalangan.

Ery menambahkan bahwa Rumah Kaca Taman Begonia dirancang untuk menyampaikan ilmu pengetahuan dan kekayaan hayati dengan cara yang relevan bagi generasi muda. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konservasi melalui bahasa yang mudah dipahami.

Lebih dari sekadar ruang pajangan, Rumah Kaca Taman Begonia juga berfungsi sebagai pusat edukasi mengenai ekologi dan peran penting Begonia dalam ekosistem. BRIN mendukung fasilitas ini dengan basis data dan riset ilmiah yang kuat.

Kolaborasi ini menjadi model kemitraan efektif antara pemerintah dan sektor non-pemerintah dalam mengelola keanekaragaman hayati. Diharapkan rumah kaca ini akan menjadi titik awal pengembangan koleksi tematik lain, seperti taman bambu dan tanaman khas Indonesia yang masih belum banyak dieksplorasi.

Dengan dibukanya Rumah Kaca Taman Begonia, BRIN dan MNR menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan inovasi berbasis konservasi yang tidak hanya bermanfaat bagi riset dan pendidikan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekologis yang luas.

Foto : BRIN

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img