Friday, January 16, 2026

Bijak dalam Penggunaan Pestisida Itu Penting

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Intensitas hujan yang tinggi membuat kelembapan udara dan kelembapan tanah meningkat. Itu kondisi nyaman buat bakteri dan cendawan penyebab penyakit seperti busuk phytophthora, layu fusarium, antraknosa, bercak daun, dan rebah batang berkembang.

Oleh karena itu para petani hortikultura biasa membentengi tanamannya supaya selamat hingga panen. Lazimnya petani mengombinasikan pemupukan, penanaman secara terpadu, hingga aplikasi pestisida untuk menjaga tanaman.

Petani sayuran intensif menggunakan pestisida karena risiko kehilangan nilai ekonomi akibat serangan hama penyakit sangat tinggi. Hanya saja penggunaannya mesti bijak. Mengingat hasil panen sayuran akan dikonsumsi oleh manusia.

Oleh karena itu petani disarankan untuk bijak memakai pestisida dengan memperhatikan 4 pilar yakni jenis tanaman, organisme pengganggu, ekosistem, dan aplikator. Kenali jenis tanaman dan organisme yang menyerang lalu pilih pestisidanya.

Selain itu, perhatikan pemakaiannya agar tidak merugikan ekosistem dan membahayakan aplikator, yakni pengguna pestisida dan konsumen produk pertanian. Pemakaian pestisida mesti memperhatikan 5 tepat. Tepat sasaran, jenis, waktu, dosis, dan cara.

Sebelum menggunakan pestisida sebaiknya mengidentifikasi sasaran pengunaan pestisida. Itu karena setiap hama dan penyakit memiliki karakter berbeda. Berdasarkan cara kerja terhadap tanaman, pestisida terbagi atas superfacial atau kontak, penetrasi, dan hanya sistemik.

Pada superfacial, pestisida tidak masuk dalam jaringan tanaman, tetapi berada di permukaan bagian tanaman, contohnya di atas permukaan daun. Sementara pada jenis penetrasi, pestisida masuk dalam jaringan tanaman tapi belum menyebar terlalu jauh.

Pestisida sistemik masuk dalam jaringan melalui ikatan pembuluh lalu menyebar ke seluruh jaringan hingga terangkut ke ujung daun. Sebaiknya hentikan pemakaian pestisida sistemik minimal 1 bulan sebelum panen.

Pestisida kontak minimal satu pekan sebelum panen sudah dihentikan, tujuannya untuk meminimalkan residu. Hindari pemakaian pestisida sistemik pada tanaman sayuran berumur pendek atau dipanen kurang dari 1 bulan, seperti bayam, selada, dan kangkung.

Intensitas serangan hama dan penyakit pada sayuran berumur pendek relatif rendah sehingga untuk menanggulangi serangan hama penggunaan shading net bisa menjadi pilihan. Bijak pemakaian pestisida bisa jadi alternatif untuk meningkatkan hasil dan sayuran segar yang aman saat dikonsumsi.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img