Trubus.id— Lazimnya peternak kerapu mencampurkan suplemen berbahan dasar enzim papain pada pakan pelet. Enzim papain bebentuk serbuk. Aplikasinya basahi enzim dengan air kemudian campurkan ke pakan yang telah disemprot air. Lalu aduk agar pakan tercampur merata, dan angin-anginkan selama 30 menit.
Apa kelebihan pemberian enzim papain pada pakan kerapu? Pembudidaya kerapu di Kampung Madung, Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Amzah mengatakan penggunaan enzim papain meningkatkan daya tahan tubuh ikan.
Indikatornya nafsu makan ikan baik sehingga pertumbuhannya pun kian optimal. Enzim papain terbukti baik untuk kerapu. Pengalaman Amzah sejalan dengan riset ilmiah yang dilakukan oleh dosen Program Studi Budidaya Perairan di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau, Wiwin Kusuma Atmaja Putra, S.Pi., M.Si.
Enzim papain merupakan bahan pakan tambahan dengan kandungan enzim protease papain dan metabolit sekunder saponin. Wiwin memberikan suplemen itu pada kerapu cantang yang mendominasi di Tanjungpinang.
Penelitian di keramba jaring apung (KJA) milik hatchery skala rumah tangga (HSRT) Koperasi Marin Agri Sejahtera itu berjalan selama 6 pekan. Padat tebar 15 ekor per 0,09 m3 di dalam 12 waring.
Penggunaan wadah pemeliharaan pada riset terakhir terkait enzim adalah menggunakan waring dengan ukuran 1 m × 1 m × 1 m yang diletakkan di dalam KJA ukuran 3 m × 3 m × 2 m.
Riset awal yang dilakukan oleh Wiwin (2019) menggunakan benih kerapu berukuran 5 cm atau berumur 1 bulan dengan pakan pelet. Pemberian papain beragam yakni 2,75%, 3,75%, dan 4,75% per 1 kilogram pakan.
Periset juga memberi kelompok kontrol negatif alias tanpa papain. Hasil riset menunjukkan pemberian enzim papain pada pelet meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup kerapu.
Kelompok yang mengonsumsi enzim papain 4,75% mencapai bobot 19,97 g pada umur 1,5 bulan. Sementara itu kelompok yang mendapat dosis 3,75% mencapai bobot 18,1 g, sedangkan dosis 2,75% mencapai bobot 18,4 g. Artinya makin tinggi dosis papain, makin cepat pertumbuhan kerapu.
Hasil penelitian ini terus di tingkatkan terkait dosis pemberian enzim papain yang optimal. Hasil penelitian terakhir menunjukkan bahwa dosis terbaik adalah 6% per 1 kg pakan (pelet atau ikan rucah). Adapun rasio konversi pakan (feed convertion ratio, FCR) mencapai 1,37 yang memberikan pertumbuhan dengan lama pemeliharaan selama 42 hari.
Menurut Wiwin penambahan enzim papain berperan sebagai katalisator yang mempercepat reaksi dalam pencernaan ikan. Papain berfungsi mengubah protein makro menjadi mikro sehingga lebih mudah dicerna ikan. Hal itu berimbas pada daya tahan tubuh ikan dan mengefisienkan pencernaan pakan.
