Wednesday, January 28, 2026

Taman Modern dengan Koleksi 4.000 Anggrek

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Beragam jenis anggrek dapat ditemui di Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan, Kebun Raya Bogor. Sebut saja bunga anggrek tanah (Coelogyne rumphii) yang berwarna putih kekuningan saat mekar. Labelum atau mahkota bunga anggrek yang bentuknya seperti lidah putih dan cokelat.

Batang anggrek yang banyak dijumpai di Sulawesi dan Maluku itu bersifat simpodial alias tidak memiliki batang utama. Bunga keluar dari ujung batang dan keluar kembali dari anakan yang tumbuh.

Ada juga anggrek epifit berukuran mini dari Indonesia bagian timur. Anggrek epifit (Podochilus serpyllifolius) dari Papua memiliki ukuran bunga kurang dari 0,5 cm. Jenis anggrek epifit lain seperti Bulbophyllum amplebracteatum dan Bulbophyllum vanvuurenii.

Bulbophyllum maxillare dari Sumatra pun menghuni tempat itu. Petal bunga berbentuk seperti tanduk. Warna bunga mekar merah keunguan. Sementara B. amplebracteatum dan B. vanvuurenii berasal dari Sulawesi.

B. Amplebracteatum memiliki bentuk bunga yang memanjang. Warna kelopak kuning pada bagian tengah terdapat semburat merah. Bagian lebelum terlihat merah kehitaman. Ada sekitar 500 jenis anggrek di Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan.

Menurut peneliti anggrek di Pusat Riset Konservasi dan Kebun Raya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dra. Sofi Mursidawati, M. Sc., rumah tanam itu menyimpan hasil eksplorasi anggrek dari berbagai pulau seperti Sumatra, Sulawesi, dan Papua.

Total jenderal terdapat 4.000 spesimen. Meski berada di luar habitat asli, pertumbuhan beragam jenis anggrek itu relatif baik. Rahasianya pengelola berupaya sekuat tenaga menghadirkan suasana habitat asli di taman anggrek itu.

Rumah kaca itu juga dilengkapi kolam air pada setiap blok. Tujuannya untuk menjaga kelembapan udara. Penataan setiap blok dilengkapi tanaman yang memiliki karakter tumbuh tinggi seperti kamboja dan palem supaya teduh.

Adapun tanaman lain seperti anthurium, paku sangkar burung, dan begonia hanya sekadar pemanis. Sofi mengelompokkan anggrek berdasarkan genus supaya mudah mengidentifikasi dan pendataan. Kurator anggrek itu juga memasang jaring peneduh pada bagian atas.

Sebenarnya pemasangan jaring hanya sementara. Tujuannya supaya tanaman tidak terlalu kepanasan. Setelah kipas pendingin untuk pengabutan otomatis terpasang, paranet dilepas.

Menurut Sofi kelembapan udara yang ideal untuk anggrek 40—80%. Intensitas cahaya 50—70% dengan suhu udara 20—30°C. Mempertahankan kondisi lingkungan sesuai dengan alam, pemberian pupuk, dan insektisida sangat diperlukan agar anggrek sentosa.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img