Trubus.id— Betapa arifnya alam. Ia ternyata menyediakan beragam tanaman penangkal serangan hama dan penyakit. Pemanfaatan pestisida nabati tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga hemat biaya dan produk yang dihasilkan pun lebih sehat.
Soalnya, ramuan alami tersebut tidak meninggalkan residu pestisida. Berikut beberapa resep alami untuk mengatasi serangan hama.
Walang sangit
Serangga bernama ilmiah Leptocorisa acuta ini banyak menyerang padi yang tengah berbunga. Ia meletakkan telur di atas permukaan daun atau rerumputan. Petani bisa mengatasi serangan rice bug itu dengan bahan alami.
Cara pertama, siapkan beberapa helai daun tembakau, daun kemangi secukupnya, daun pandan, daun kenikir. Cara meramu, rebuslah bahan-bahan tersebut hingga mendidih. Setelah diendapkan semalam kemudian diperas. Hasil perasan itulah yang digunakan untuk menyemprot walang sangit.
Cara kedua, siapkan bahan 10 kilogram daun sirih dan 1 ons gamping. Cara meramu, tumbuk daun sirih hingga lumat dan encerkan dalam larutan gamping. Setelah disaring baru dimanfaatkan untuk menghalau walang sangit.
Kutu daun
Kutu daun alias Myzus persicae kerap menyerang cabai, kentang, kedelai, tomat, dan tembakau. Gejala serangan terjadinya distorsi bentuk daun-daun mudah mengkerut ke bawah. Bila populasi tinggi menyebabkan bercak klorosis dan daun pun mengering seperti tersengat matahari.
Petani tak perlu risau dengan serangan serangga itu. Petani bisa mengatasi gangguan kutu daun dengan cara berikut. Cara pertama, siapkan bahan 1 kg daun sirsak, 3 sendok sabun deterjen.
Cara meramu, tumbukan daun sirsak dilarutkan dalam 1 ember air bersih. Aduk-aduk beberapa saat kemudian saringlah. Hasil saringan dicampur dengan sabun detergen. Ramuan tersebut efektif mengendalikan kutu daun.
Cara kedua, siapkan bahan satu telapak tangan kulit batang suren, 1 kg daun sirsak. Cara meramu, tumbukan kulit batang suren dan daun sirsak dicampur dalam 1 ember air bersih. Setelah diaduk-aduk kemudian disaring. Satu gelas cairan hasil saringan dilarutkan dalam 1 liter air.Lalu semprotkan pada tanaman.
Thrips
Serangga itu menyerang bawang merah, cabai, kentang, kacang-kacangan, tembakau, dan tomat. Thrips (Thrips parvispinus, T. tabaci, dan T. palmi) mengisap cairan tanaman dan mesofil daun.
Untuk mengatasi thrips, siapkan bahan 5 kg daun angsana, 5 kg daun rondonoleh, 10 kg gadung. Cara meramu, daun angsana dan rondonoleh ditumbuk hingga lumat. Sedangkan gadung, setelah dikupas kemudian diparut.
Campurkan kedua bahan itu dan rendamlah selama beberapa hari. Saring campuran itu. Bila ingin menyemprotkan, tambahkan 2 liter air bersih dalam setiap gelas larutan. Cara itu bisa menghalau serangan thrips pada tanaman.
