Trubus.id—Nuri, burung paruh bengkok cocok menjadi hewan klangenan. Kasih sayang dan kesabaran kunci sukses menaklukkan nuri. Para pehobi secara perlahan harus mampu memberikan rasa percaya pada burung.
Berlaku kasar atau suka membuatnya terkejut, malah membuat nuri sukar dikendalikan. Oleh sebab itu melatih nuri jangan terburu-buru. Pertama-tama kenalkan Anda sebagai sahabatnya. Hindari langsung memegang badan dan bagian ekor.
Sebab, burung akan merasa geli sehingga marah. Setelah didekati, elus-elus bagian dada atau kepala sesering mungkin. Agar cepat akrab berikan pakan kesukaan misal ulat daun pisang atau madu.
Caranya berikan langsung dari tangan. Maka nuri akan menyambut hangat karena itu kesukaannya sewaktu di alam. Biarkan nuri menghabiskannya. Sekali ia tidak menolak makanan yang disodorkan dengan tangan, selanjutnya akan mudah menyentuhnya.
Semua orang dapat melakukannya. Ada hambatan berupa rasa geli atau takut dengan bentuk paruh burung yang rada aneh. Namun, latihan itu praktis dan cepat menghasilkan. Latihan itu dimulai ketika nuri sudah tidak merasa terusik dengan kedatangan Anda.
Tandanya, ia tetap mengambil makanan dari wadah ketika Anda menghampiri. Biasakan mengajak bicara saat Anda mengunjungi atau memberi pakan. Sebut namanya berulang-ulang. Supaya lebih cepat jinak, bisa juga dengan memandikan sesering mungkin.
Bila cuaca cerah, pagi atau siang hari semprotkan air bersih dengan sprayer dari jarak agak jauh. Kian lama, jarak semakin dekat. Boleh juga dengan langsung mengguyurkan memakai gayung. Sebelum melanjutkan latihan keterampilan lain, pastikan nuri lulus ujian tahap pertama.
Ia tidak merasa terancam sedikitpun dengan kehadiran tuannya, Langkah berikutnya membujuk agar mau bertengger di tangan. Keluarkan nuri dari kandang, lalu letakkan di lantai. Bujuklah agar nuri mau bertengger di tongkat, pertahankan dengan mengelus-elus dadanya.
Ajak nuri bergerak dari ujung yang satu ke ujung lain. Ulangi latihan ini berulang-ulang, sampai ia senang melakukannya tanpa dipaksa. Walaupun sudah mulai jinak, kadang-kadang nuri amsih mencoba menggigit. Ucapkan kata “jangan.”
Nuri akan tanggap dan mengerti bahwa itu dilarang. Untuk menyenangkannya, sentuhlah leher, sayap, dan ekor. Setelah mau bertengger di tongkat, ajarkan nuri bertengger di tangan. Caranya miringkan posisi telapak tangan lalu dekatkan ke tenggeran T.
Ajaklah nuri naik ke telunjuk tangan. Kalau ia masih taku kembalikan ke tongkat, lalu ulangi lagi. BIasanya dalam tempo 5—6 bulan dilatih nuri sudah terlatih.
