Tuesday, May 5, 2026

Nila Silamanda Cepat Tumbuh,  Bobot Maksimal, dan Warna Merah Merata

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Pertumbuhan cepat dan ukuran bobot menjadi keunggulan nila silamanda. Hal itu dirasakan pembudidaya asal Desa Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,  Winardi.

Winardi dapat memanen perdana nila silamanda setelah ikan berusia 3 bulan. Saat itu bobot ikan 200 g atau satu kilogram berisi 5 ekor sesuai kebutuhan konsumen. Nila silamanda dapat dipanen 2 kali selama masa budidaya

Bandingkan dengan nila jenis lain, harus panen 3 kali dengan maksimal periode budidaya 5 bulan. Artinya nila silamanda lebih cepat satu bulan. Keunggulan itu membuat pembudidaya seperti Winardi tertarik memelihara nila salamanda.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengembangan Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran (PBPP) Perikanan, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Wilyada Radianing, S. Pi., M. Si., mengatakan, kelebihan nila silamanda memiliki pertumbuhan cepat, warna merah merata, dan tahan serangan penyakit akibat bakteri atau jamur.

“Banyak nila yang pertumbuhannya macet pada bobot 0,7—1 kg per ekor. Bobot nila silamanda mencapai 1—1,5 kg per ekor untuk dijadikan indukan,” kata Wilyada.

Ia menuturkan untuk pemberian pakan yakni 3% dari bobot badan ikan per hari. Adapun rasio konversi pakan atau feed conversion ratio (FCR) nila silamanda 1,2. Artinya untuk mendapatkan bobot ikan 1 kg memerlukan 1,2 kg pakan.

Lebih lanjut Wilyada menuturkan, kehadiran nila silamanda menjadi upaya Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman untuk menyediakan indukan nila unggul bagi pembudidaya.

Pasalnya nila merah menjadi salah satu komoditas unggulan perikanan Sleman yang telah ditetapkan oleh bupati.

“Sebanyak lebih dari 54% pembudidaya ikan mengusahakan komoditas itu,” kata Wilyada. Keberadaan induk unggul menjadi faktor penentu keberhasilan budidaya ikan.

Hal itu mendorong Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman melakukan perbaikan induk. Adapun untuk penamaan nila silamanda diambil dari singkatan produksi nila Sleman sembada.

Wilyada menuturkan nila silamanda hasil persilangan balik generasi keempat ikan nila merah Aquafarm dan nila nirwana (nila ras Wanayasa). Induk awal nila silamanda merupakan nila merah Aquafarm jantan dan nila nirwana betina.

“Persilangan itu di backcross hingga menghasilkan warna merah dan mencapai pertumbuhan yang optimal,” kata Wilyada.

Hasil benih optimal kemudian dijadikan induk pokok yang bisa menghasilkan calon induk. Adapun untuk pembesaran, ukuran benih 20 gram menghasilkan 4—6 nila per kg.

Syaratnya budidaya menggunakan kincir air dengan kepadatan 40 ekor per m² dengan pemeliharaan selama 2,5 bulan.


Artikel Terbaru

Cara Menanam Pepaya California agar Cepat Berbuah dan Seragam

Sebagai pekebun yang ingin pepaya california cepat berbuah dan menghasilkan buah seragam, tahap awal yang penting adalah perkecambahan benih....

More Articles Like This