Wednesday, January 28, 2026

Kolaborasi Asia Tenggara untuk Inovasi Budidaya Rumput Laut

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id-Universitas Mataram (Unram) dipercaya memimpin proyek riset internasional bertajuk GLOBALSEAWEED-PROTECT. Proyek itu bertujuan menyelamatkan industri rumput laut di Asia Tenggara dari ancaman perubahan iklim.

Proyek itu didanai oleh United Kingdom Research and Innovation (UKRI) dengan nilai sekitar 4 juta dolar AS. Program riset ini akan berjalan selama tiga tahun ke depan.

Natural History Museum (NHM) London menjadi koordinator utama proyek. Unram menjadi mitra utama dari Indonesia, di bawah kepemimpinan Dr. Eka Prasedya.

Melansir pada laman UNRAM proyek itu juga melibatkan berbagai institusi terkemuka seperti University of Malaya, Kasetsart University, dan University of the Philippines Diliman. Ada pula partisipasi dari United Nations University dan Vietnam Academy of Science and Technology.

Tim peneliti akan fokus mengembangkan bibit rumput laut unggul yang tahan terhadap perubahan iklim. Mereka juga akan merancang sistem budidaya yang lebih berkelanjutan dan adaptif.

Penelitian akan dilakukan di lima negara Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Kawasan ini dikenal sebagai penghasil rumput laut terbesar di dunia.

Di Indonesia, riset ini dipusatkan di Universitas Mataram. Dr. Eka dan tim sebelumnya telah menemukan jenis Kappaphycus liar yang diduga sebagai spesies baru.

Temuan itu dinilai berpotensi menjadi bibit unggul rumput laut untuk masa depan. Penelitian lanjutan diharapkan memperkuat produktivitas dan daya saing industri dalam negeri.

Dr. Eka menyebut keberhasilan itu tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan universitas. Ia menilai proyek ini sebagai peluang penting memperkuat kolaborasi internasional.

Rumput laut memegang peran vital dalam menjaga ekosistem laut dan ketahanan pangan. Tanpa rumput laut, keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan pangan dunia bisa terganggu.

Proyek ini diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi, tapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat pesisir. Unram menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi global.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img