inovasi

Bangun UMKM Abon Ayam AYU Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Penguatan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM) Pangan Melalui Produksi Higienis, Manajemen Sumber Daya Manusia(MSDM), Dan Keuangan Untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha SINGARAJA – Upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok usaha masyarakat terus dilakukan yang berlangsung dari bulan Agustus hingga November 2026 dengan memberikan materi sekaligus melakukan pendampingan terhadap peserta tersebut yang melalui pelatihan mengintegrasikan aspek penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi higienis, Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), serta pengelolaan keuangan. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya, tetapi juga melibatkan mahasiswa sebagai pendamping dan fasilitator dalam setiap rangkaian kegiatan.  Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jendral Riset dan Pengembangan, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi tahun anggaran 2026  Kegiatan ini berawal dari permasalahan yang dialami mitra dalam bidang produksi, manajemen, keuangan dan pemasaran produk UMKM Abon Ayam. Berdasarkan permasalahan tersebut Tim PKM merespon dan mencari solusi untuk permasalahan tersebut. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada mitra dan kemudian pendampingan sehingga terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota mitra.  Pelatihan diawali dengan pembukaan ketua TIM kemudian penyampaian materi MSDM oleh Ibu Ni Luh Putu Eka Yudi Prastiwi, S.E, M.M. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya struktur organisasi dan pembagian tugas (jobdesk) yang jelas dalam menjalankan usaha. Selain teori, peserta juga dibimbing secara langsung untuk menyusun struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan kelompok usaha masing-masing. Mahasiswa turut mendampingi peserta dalam proses penyusunan dan memberikan arahan terkait pembagian peran yang efektif.  Selanjutnya, materi keuangan disampaikan oleh Ibu Ni Wayan Novi Budiasni, S. E., M. M. yang membahas pengelolaan biaya produksi dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Melalui materi ini, peserta memperoleh pemahaman tentang cara menentukan biaya produksi secara tepat sehingga dapat menetapkan harga jual yang kompetitif.   Peserta juga mendapatkan materi mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) Produksi Higienis disampaikan oleh Ibu Lina Anggaraeni Dwijayanti, S. S. T. M. Kes. Materi ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan selama proses produksi. Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan SOP, peserta menerima bantuan alat pelindung diri berupa masker, celemek, penutup kepala, dan sarung tangan.  Pada segi pemasaran peserta diajarkan untuk melakukan pemasaran secara online dengan memanfaatkan media sosial. ” Dalam melaksanakan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini diharapkan UMKM dapat meningkatkan kualitas produksi,begitu bisa meningkatkan kualitas dari segi kehigienisan, segi pemasaran, segi manajemen sumber daya manusia, dan segi keuangannya,” ujar Ni Luh Putu Eka Yudi Prastiwi, S. E., M. M. selaku ketua Tim PKM.  Proses pendampingan dilakukan dari masing-masing bidang baik segi produksi, manajemen, keuangan hingga pemasaran.  Mahasiswa membantu proses penyusunan dokumen organisasi serta memberikan masukan terkait efektivitas pembagian tugas. Peserta mempraktikkan penyusunan pembukuan sederhana menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Pemateri mendampingi peserta dalam menginput data transaksi serta memahami laporan keuangan dasar yang dapat diterapkan dalam usaha. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan mengenai strategi pemasaran produk agar mampu menjangkau pasar yang dibantu dengan mahasiswa agar lebih luas. Pada sesi produksi higienis, peserta melakukan praktik pengolahan produk Abon AYU dengan menerapkan standar kebersihan dan menggunakan alat pelindung diri secara lengkap. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi dan praktik mengenai pengelolaan limbah produksi yang ramah lingkungan. Limbah organik hasil produksi diperkenalkan untuk diolah menjadi eco enzyme dan kompos dari sisa makanan sehingga memiliki nilai tambah dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Mahasiswa berperan aktif dalam pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan dan berperan sebagai pendamping teknis yang memastikan seluruh tahapan praktik berjalan sesuai prosedur.  Kegiatan pendampingan   ” Harapan saya punya UMKM usaha Abon Ayam Cap AYU semoga lancar dan bermanfaat”, ujar pemilik usaha  Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan usaha. Kolaborasi antara narasumber, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kelompok usaha yang lebih produktif, profesional, higienis, serta berwawasan lingkungan. 

Pemuliaan Genetik dan Kolaborasi Internasional Dorong Budidaya Kepiting Bakau Berkelanjutan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat upaya pengembangan budidaya kepiting bakau melalui pendekatan ilmiah berbasis riset genetika, teknologi pemuliaan, serta kolaborasi internasional. Komoditas kepiting bakau dinilai memiliki nilai strategis tinggi di kawasan Asia Tenggara, sehingga pengelolaannya perlu...

TSS dan Netting House Dorong Produksi Bawang Merah Lebih Efisien

Teknologi true shallot seed (TSS) atau benih botani bawang merah berpotensi menjadi solusi untuk menciptakan sistem produksi bawang merah yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan. Teknologi tersebut diperkenalkan oleh Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset dan...

Irigasi Tetes Sederhana dari Botol Bekas Tingkatkan Produktivitas Kakao

Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang menentukan produktivitas tanaman kakao. Ketika kadar air tanah menurun, kemampuan tanah menahan air ikut berkurang sehingga tanaman mengalami kesulitan memperoleh pasokan air yang cukup untuk tumbuh dan berproduksi secara optimal. Menurut dosen...

Irigasi Tetes Bikin Pekebun Kakao Hemat Biaya dan Tanaman Cepat Berbuah

Adi Prayitno kini tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menyewa tenaga kerja yang menyirami 137 pohon kakao miliknya saat musim kemarau. Pekebun asal Dusun Nglampar, Desa Wiladek, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), itu cukup menyalakan pompa...

Susu Bubuk Fortifikasi Sarang Burung Walet, Kaya Mineral dan Senyawa Bioaktif

Trubus.id— Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen sarang burung walet terbesar di dunia. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, komoditas ini juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Sarang burung walet diketahui mengandung beragam mineral esensial serta...

Panci Presto Jadi Solusi Sterilisasi Murah untuk UMKM dan Penanganan Bencana

Produk pangan yang awet tanpa bahan pengawet menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha makanan. Namun, untuk menghasilkan produk dengan umur simpan panjang, dibutuhkan proses sterilisasi suhu tinggi yang umumnya menggunakan mesin retort industri. Masalahnya, harga alat tersebut relatif mahal...

BRINARA, Kedelai Baru Berbiji Besar dan Produktif

BRINARA hadir sebagai harapan baru bagi pengembangan kedelai nasional. Varietas kedelai hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Nusantara Group Komoditas (PT NGK) itu memiliki produktivitas tinggi, ukuran biji besar, serta ketahanan terhadap penyakit karat daun...

Integrasi Inovasi IPB Tingkatkan Produktivitas Padi hingga 32%

Trubus.id-Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan program pengembangan padi terintegrasi dengan menggabungkan riset genetik, teknologi pertanian presisi, dan pemberdayaan petani dalam satu ekosistem berkelanjutan. Pendekatan itu terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 32%. Selain produktivitas meningkat, biaya produksi turun hingga 25%,...

Inovasi Probiotik Lokal untuk Tingkatkan Kualitas Air Tambak Udang

Para petambak udang di Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Provinsi Aceh, kerap mengeluhkan kegagalan budi daya udang. Mendengar hal itu, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra Langsa Aceh, mengirimkan Fauziah Azmi, S.Si., M.App.Sc.(Hons) dan beberapa mahasiswa untuk...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Potensi Kunyit dan Kayu Manis untuk Atasi PCOS

YOGYAKARTA, Trubus.id — Kombinasi kurkumin dari kunyit dan ekstrak kayu manis berpotensi menjadi bahan penelitian untuk mengkaji sindrom ovarium...
- Advertisement -spot_img