Trubus.id— Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Meski demikian, masih banyak flora Nusantara yang belum terdokumentasikan secara ilmiah.
Melalui berbagai ekspedisi dan penelitian biodiversitas, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mendeskripsikan 29 spesies flora baru sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa kekayaan hayati Indonesia masih menyimpan banyak potensi yang belum terungkap. Untuk memperkenalkan hasil penelitian tersebut kepada masyarakat, BRIN menggelar kegiatan BRIN Goes to Stakeholders and Society: Exposing New Species Flora.
Kegiatan itu menjadi wadah berbagi hasil riset sekaligus meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.
Penemuan spesies baru merupakan hasil dari rangkaian penelitian yang panjang. Prosesnya diawali dengan eksplorasi di kawasan hutan maupun wilayah terpencil untuk mengumpulkan material tumbuhan. Setelah itu, peneliti melakukan pengamatan secara mendalam terhadap berbagai karakter morfologi tanaman di laboratorium.
Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Wahyudi Santoso, menjelaskan bahwa istilah yang lebih tepat dalam dunia taksonomi bukanlah menemukan spesies baru, melainkan mendeskripsikan spesies baru.
“Setelah mendapatkan material, kami melakukan pengamatan secara mendetail mulai dari daun hingga perbungaan. Dari data yang diperoleh, kami dapat meyakini bahwa spesies tersebut berbeda dengan spesies yang sebelumnya sudah pernah tercatat, termasuk yang ada di Pulau Belitung,” ujar Wahyudi.
Menurut dia, upaya mendeskripsikan spesies baru maupun spesies yang sebelumnya belum pernah terdokumentasikan merupakan bagian penting dari pendataan kekayaan biodiversitas Indonesia, khususnya flora.
Salah satu kelompok tumbuhan yang menjadi fokus penelitian adalah Homalomena. Saat ini, Indonesia tercatat memiliki 144 spesies Homalomena yang tersebar mulai dari Sumatra hingga Papua.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, tim peneliti BRIN berhasil menambah 14 spesies baru Homalomena.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa potensi keanekaragaman flora Indonesia masih sangat besar.
“Masih sangat mungkin terdapat spesies-spesies yang belum pernah didokumentasikan. Selain itu, melalui penelitian lanjutan atau bioprospeksi, tanaman-tanaman tersebut berpotensi mengungkap berbagai manfaat yang saat ini belum diketahui,” katanya.
Menumbuhkan Minat Generasi Muda
Selain menampilkan berbagai spesies flora baru, kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat untuk memahami proses ilmiah di balik sebuah penemuan. Melalui pameran, diskusi, dan berbagi pengalaman penelitian, BRIN berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik mempelajari biodiversitas Indonesia.
Salah seorang peneliti BRIN menceritakan bahwa ketertarikannya pada dunia tumbuhan sudah muncul sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Saya mulai tertarik pada tumbuhan saat kelas 6 SD ketika menemukan kantong semar di pasar, bukan di habitat alaminya. Sementara ketertarikan pada dunia taksonomi tumbuhan mulai berkembang ketika saya kuliah,” ujarnya.
Ketertarikan tersebut kemudian membawanya terlibat dalam berbagai ekspedisi penelitian ke daerah-daerah terpencil di Indonesia, termasuk pedalaman Kalimantan.
Dalam salah satu ekspedisi, tim peneliti harus menyusuri sungai dan melakukan penjelajahan pegunungan selama sekitar 10 hari untuk mencapai lokasi penelitian.
“Tidak banyak orang yang pernah ke lokasi tersebut selain masyarakat lokal. Itu pertama kalinya kami datang ke sana. Kami menemukan banyak hal baru, termasuk beberapa kandidat spesies baru,” tuturnya.
Dari kegiatan eksplorasi tersebut, tim peneliti mengumpulkan berbagai sampel tumbuhan, spesimen herbarium, serta material DNA yang saat ini masih diteliti bersama BRIN dan sejumlah mitra penelitian.
Mendukung Konservasi
Setiap spesies baru yang berhasil dideskripsikan tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi dasar penting dalam upaya konservasi sumber daya hayati.
Data mengenai keberadaan spesies baru dapat membantu penyusunan strategi perlindungan ekosistem sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Melalui berbagai penelitian biodiversitas yang terus dilakukan, BRIN berupaya mengenali, mendokumentasikan, dan melindungi kekayaan flora Indonesia agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Sumber: https://youtu.be/9EJw9X6xcu0?si=hUQnQsBOrjGxt_U2
