SCG Berikan Beasiswa kepada 576 Pelajar Berprestasi di Sukabumi

Rekomendasi

Trubus.id — PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, anak perusahaan SCG, kembali memberikan beasiswa kepada 576 siswa dan siswi berprestasi tingkat SD dan SMP di lima desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Penyerahan beasiswa berlangsung pada 9–17 September 2026 di kantor desa masing-masing penerima, yakni Desa Kebonmanggu, Sirnaresmi, Tanjungsari, Wangunreja, dan Sukamaju.

Proses penyerahan beasiswa diadakan di Kantor Desa dari lima target desa di Kab. Sukabumi. (Foto: SCG)

Sejak digelar pada 2019, Program Beasiswa Berprestasi tahun ini berfokus pada upaya perusahaan mewujudkan generasi yang unggul dan berwawasan lingkungan. Program tersebut diharapkan turut menumbuhkan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

President Director PT Semen Jawa, Anawat Pornpunyapat, mengatakan beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi untuk masa depan.

“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan investasi untuk masa depan. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk tumbuh, berprestasi, dan mendorong perubahan positif di lingkungannya,” ujar Anawat.

Menurutnya, sejalan dengan prinsip Inclusive Green Growth dari SCG, program beasiswa tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk meraih cita-cita sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Sehingga kelak mereka dapat menjadi generasi yang membawa perubahan bagi desa dan masyarakatnya,” katanya.

Bekali Pelajar dengan Kepedulian Lingkungan

Melalui Program Beasiswa Berprestasi, perusahaan memberikan beasiswa kepada 95 siswa dan siswi di Desa Kebonmanggu, 132 siswa dan siswi di Desa Sirnaresmi, 125 siswa dan siswi di Desa Sukamaju, 112 siswa dan siswi di Desa Wangunreja, serta 112 siswa dan siswi di Desa Tanjungsari.

Selain dana apresiasi pendidikan, para peserta juga mendapatkan motivasi untuk mendukung pengembangan karakter melalui sesi Inspiration Talk.

Dalam sesi tersebut, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi menggandeng Hadi Permana, penerima beasiswa SCG Sharing The Dream 2019 yang kemudian membangun komunitas relawan pecinta lingkungan di desanya.

Kini, Hadi menjabat sebagai Ketua Komunitas SCG Warrior Mentari dan aktif menggerakkan kampanye pilah sampah antar desa dengan lebih dari 40 relawan aktif.

Komunitas SCG Warrior Mentari juga telah menggerakkan lebih dari 1.000 warga untuk terlibat dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik. Melalui gerakan tersebut, lebih dari 60 ton sampah berhasil dikumpulkan dan dikelola di lima desa di Kabupaten Sukabumi.

Melalui program tersebut, Hadi berupaya mendorong praktik pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan di masyarakat.

Selain itu, para penerima beasiswa mendapatkan tas sekolah eco-friendly yang terbuat dari produk daur ulang limbah sepatu. Proyek tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Pratama dalam mendorong produksi produk ramah lingkungan serta mendukung pertumbuhan hijau.

Telah Menjangkau 4.268 Pelajar

Sejak dilaksanakan pada 2019, Program Beasiswa Berprestasi telah memberikan beasiswa kepada 4.268 pelajar berprestasi hingga 2026.

Program tersebut mendapat sambutan baik dari pemerintah desa maupun masyarakat penerima manfaat.

Kepala Desa Kebonmanggu, Rasnita, mengapresiasi kepedulian dan komitmen SCG melalui program beasiswa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan komitmen SCG melalui program beasiswa ini. Bantuan ini dapat memberikan semangat dan kesempatan bagi anak-anak kami untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Rasnita.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan melahirkan generasi yang cerdas, peduli terhadap lingkungan, serta mampu membawa kemajuan bagi desa.

Salah satu penerima Beasiswa Berprestasi, Adiba Shakilla Nayra, 9 tahun, mengatakan program tersebut membuatnya memahami bahwa anak-anak juga dapat berperan dalam menjaga lingkungan.

“Dulu saya berpikir bahwa masalah sampah adalah urusan orang dewasa dan tugas kami sebagai anak-anak hanyalah belajar. Setelah mengikuti Inspiration Talk dari SCG, saya menyadari bahwa sekecil apa pun yang kami lakukan, kami juga bisa menjadi bagian dari solusi,” kata Adiba.

Ia mengatakan ingin mulai menjaga lingkungan dari diri sendiri dan mengajak teman-temannya melakukan hal yang sama.

Artikel Terbaru

Tiga Tahun Bersama Petani Bawang Merah Brebes, BASF Bantu Hadapi Serangan Hama

Trubus.id — Tantangan hama masih menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas dan produktivitas bawang merah. Bagi petani,...

More Articles Like This