Wednesday, January 28, 2026

Pakan Tepat Kucing Ras

Rekomendasi
- Advertisement -

Bentuk pakan dan kandungan nutrisi sesuai ras, kunci penting kucing sehat.

Aktris kenamaan tanah air, Dian Nitami, dirundung pilu lantaran kucing persia miliknya mati mendadak. Dian menduga penyebab kematian karena klangenannya kelebihan bobot tubuh alias obesitas. Harap mafhum, petugas perawat kerap memberikan pakan berlebihan karena senang melihat kucing lahap menyantap pakan. Dian berbagi pengalaman sedihnya itu pada acara Royal Canin SPT Forum Breed Innovation di Jakarta pada September 2017.

Menurut Scientific Communication Royal Canin Indonesia, drh. Nova Julianti Emelina, meskipun terlihat lucu, kondisi obesitas membuat kucing tidak sehat. Apalagi obesitas memicu penyakit seperti diabetes mellitus dan serangan jantung. Kondisi terparah bisa menyebabkan kematian kucing. Nova mengatakan setiap kucing ras memiliki keunikan sehingga kebutuhan nutrisi pun berbeda. Misal pakan persia yang berbulu panjang dan lembut berbeda dengan british shorthair (BSH) yang berbulu pendek dan tebal serta berbadan bongsor.

British shorthair memerlukan pakan berprotein pembentuk otot untuk menghindari obesitas.

Kepekaan
Menurut Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia, drh. Novi Wulandari, setiap kucing juga memiliki sensitivitas alias kepekaan terhadap rangsangan berbeda. Sensitivitas ras persia di saluran pencernaan dan kemih. Meski pemalas, kucing persia menyukai kebersihan, termasuk saat minum. Kucing itu tidak minum jika tempat minuman kotor, kejatuhan pakan, atau rambut. Persia menghendaki air minum segar.

Tidak heran jika kucing senang minum di kloset karena air selalu berganti juga tersimpan di keramik yang dingin. Persia cocok dengan bentuk pakan atau kibble menyerupai almond. Sebab cara makan persia tidak menyendok seperti ras lainnya. Namun, kucing itu mengambil pakan dengan lidah mirip belalai gajah. Pemberian pakan basah sesuai dosis  dapat membantu kesehatan sistem urine kucing. Protein berdaya cerna tinggi, prebiotik, serat kaya musilase, serta asam lemak omega 3 dan omega 6 mendukung pertumbuhan rambut panjang dan sehat.

Adapun sensitivitas BSH antara lain pada obesitas, pembengkakan jantung, serta gangguan tulang dan sendi. BSH bertubuh bongsor sehingga peka terhadap masalah tulang dan sendi. Untuk mengatasi sensitivitas itu berikan pakan kaya kalori untuk otot, protein, dan L-carnitine.

Kibble atau bentuk pakan harus sesuai dengan rahang tiap kucing ras.

“L-carnitine adalah asam amino yang berperan dalam pembakaran lemak,” kata Novi. Pemberian pakan sesuai dosis mencegah gangguan tulang dan sendi yang dipicu obesitas. Pakan mengandung glukosamin, chondroitin, asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) juga bagus untuk BSH lantaran bersifat antiradang dan antiaritmia atau menstabilkan denyut jantung.

Pesohor sekaligus pehobi kucing, Dian Nitami (tengah), dan Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia, drh. Novi Wulandari (kanan)

Ras lain yang mesti mendapatkan pakan khusus adalah sphynx. Menurut Novi sensitivitas utama kucing tidak bulu itu adalah kulit. Pada sphynx, “Panas dari dalam tubuh ke luar sehingga menyebabkan suhu tubuh menurun,” kata alumus Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB), itu. Pakan tinggi lemak hingga 20% menstabilkan suhu kucing. Asam lemak omega 3 dan omega 6 mendukung kesehatan kulit. Kibble berbentuk segitiga cocok dengan bentuk rahang sphinx.

Persia memiliki sensitivitas pada pencernaan dan saluran kemih.

Karnivora
Untuk bengal pakan kaya protein mutlak diperlukan karena kucing itu aktif bergerak. Novi menjelaskan berbeda dengan manusia, kucing mengambil energi dari protein karena karnivora sejati. Jika kucing kekurangan protein menyebabkan pencernaannya terganggu. Itu seperti pengalaman Dian yang memelihara sepasang bengal. Dian mengatakan sensitivitas kucing itu pada pencernaan. “Jika bengal main di halaman dan makan apapun tanpa diketahui, kotorannya kerap encer,” kata artis yang sohor pada 1990-an itu.

Persia memiliki sensitivitas pada pencernaan dan saluran kemih.
Persia memiliki sensitivitas pada pencernaan dan saluran kemih.

Oleh sebab itu para pehobi kucing perlu memastikan pakan felis kesayangan sesuai kebutuhan. Salah asupan pakan menyebabkan kucing tidak sehat dan berumur lebih pendek. Padahal umur optimum kucing mencapai 16—19 tahun. Pakan tepat dosis, nutrisi, bentuk, dan sesuai ras, kunci agar kucing selalu sehat. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img