Wednesday, August 10, 2022

Alfamart Bandung Louhan Competition & Expo 2005 Dendam Kemalau Terbalas

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Tepat pukul 19.00 ketiganya berkumpul di salah satu sudut ruangan. Mereka sepakat menunjuk kemalau milik Yohanes sebagai grand champion. sukses mengubur harapan cinhua B—mantan grand champion kontes Alfamart Jakarta milik Rennes Harjono untuk mengulang sejarah.

Kemalau penghuni akuarium bernomor 157 itu memang layak menjadi jawara. Bentuk tubuhnya proporsional dan menarik. Ia kian menawan karena taburan mutiara di sekujur tubuh rapih. Paduan warna pink, putih, dan hitamnya juga serasi. “Kemalau sekelas itu sulit diperoleh,” lanjut Acin.

Walau sukses meraih gelar terbaik, bukan berarti kemalau itu tanpa kekurangan. Sirip atas dan bawah kurang sempurna. Namun, itu tak mengurangi penampilannya yang prima. “Bila dilihat secara terpisah memang ada kelemahan. Namun, coba lihat secara keseluruhan. Kemolekannya tak tertandingi,” kata Acin.

Hampir terjegal

Jalan menuju puncak jawara sang kemalau itu hampir terjegal oleh musuh bebuyutannya cinhua B. Kepala, tubuh, ekor, dan marking saingan itu proporsional. Maklum, pada kontes sebelumnya di Jakarta, kemalau itu gigit jari menyaksikan cinhua B dari Makassar Team melenggang kangkung meraih gelar grand champion (baca: Alfamart Jakarta Louhan Competition & Expo 2005, Jawara Cinhua Gebuk Kemalau, Trubus Oktober 2005, hal 72—73). Ketika itu ekor lou han jagoan Yohannes itu patah.

Namun, saat ini posisinya berbeda. Kemalau telah pulih kembali. Penampilan prima cinhua B berkurang karena mutiara yang dimilikinya tumpang tindih. Kenyataan itu seolah-olah membenarkan ramalan Eff endi, hobiis lou han, 2 bulan silam. “Bila ekornya bagus, kemalau lebih layak menjadi jawara,” katanya.

Kemenangan kemalau milik Yohannes yang tergabung di Java Team itu semakin mengukuhkan klub itu sebagai juara umum. Java Team berhasil mengumpulkan poin 1.850, terpaut jauh dengan saingan terberatnya, Indonesia Louhan Club yang hanya meraih angka 730. Sementara itu Makassar Team berada di posisi ketiga dengan nilai 492,5.

Kontes bertajuk Alfamart Bandung Louhan Competition & Expo 2005 itu berlangsung sukses. Tercatat 208 akuarium terisi penuh oleh lou han yang terbagi menjadi 11 kategori. “Putaran ini memang jauh lebih meriah ketimbang sebelumnya,” kata Nandy SR, ketua panitia. Itu karena Alfamart membuat sistem pertandingan ala liga yang bertanding terus-menerus, mirip balapan F1 dan MotoGP.

Cupang seru

Yang bertarung sengit di kontes itu tak hanya ikan bernongnong besar. Acara itu juga dimeriahkan dengan kontes cupang. Sebanyak 138 Betta splendens beradu cantik di lomba yang dibagi menjadi 13 kategori.

Saking serunya tiga juri—Hermansyah, Adi, dan Kamil—kesulitan untuk menentukan grand champion dan kampiun serit dasar junior. Lantaran kesulitan memilih, salah satu juri, Hermansyah sempat tertidur saat menilai. Baru pada pukul 03.30, ketiganya berhasil memilih sang jawara. “Semua ikan punya kelebihan dan kelemahan, dan masing-masing juri pun punya penilaian yang berbeda,” kata Adi.

Setelah melalui perdebatan panjang, maskot senior milik Pohin dinobatkan sebagai grand champion. Tubuh sang jawara itu proporsional dengan kombinasi warna serasi. Bukaan seritnya juga jauh lebih rapih ketimbang saingan terberatnya kampiun maskot junior milik Fredy.

Sedangkan di kategori kampiun serit dasar junior—kelas paling alot—jatuh pada cupang milik Fredy. “Kondisi serit paling rapih. Kita memilihnya karena kelemahannya paling sedikit,” kata juri yang masih duduk di bangku kuliah itu. (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img