Perempuan, teraturlah minum teh hijau Camellia sinensis untuk mengurangi risiko kanker sistem pencernaan seperti kanker perut, kerongkongan, dan usus. Itulah hasil riset Wei Zheng PhD, kepala Divisi Epidemiologi, Vanderbilt Epidemiologi Center, Nashville, Amerika Serikat. Riset Zheng melibatkan 75.000 perempuan di China tentang jenis dan frekuensi minum teh. Hasilnya, konsumsi teh hijau 3 kali sepekan selama lebih dari 6 bulan menurunkan 17% risiko kanker pencernaan. Konsumsi 2—3 cangkir per hari atau setara 150 g per bulan menurunkan 21% risiko. Konsumsi selama 20 tahun mengurangi risiko kanker pencernaan sampai 27%. Teh hijau mengandung katekin yang bersifat antioksidan, menghambat aktivitas sel kanker dengan mengurangi kerusakan asam deoksiribonukleat (DNA), dan memblokir pertumbuhan sel tumor.***
