Anggur Lokal Tangsel Berpeluang Jadi Unggulan Daerah

Rekomendasi

Trubus.id– Pengembangan anggur lokal berpotensi menjadi peluang ekonomi baru bagi Tangerang Selatan, Banten. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, H. Muqoddas Syuhada, S.T., M., ke Kebun Anggur Teras Nenek, Senin (26/10/2026).

Kebun yang berlokasi di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, tersebut sekaligus menjadi Sekretariat Pusat Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI). Dalam kunjungan itu, Muqoddas melihat langsung kegiatan budidaya dan memanen sejumlah varietas anggur, yakni Jubile, Gosvi, dan Dixson.

Kedatangan Muqoddas disambut Ketua Umum ASPAI Pusat, Tosan Ajie. Keduanya berdiskusi mengenai berbagai program yang sedang berjalan maupun yang akan dikembangkan oleh ASPAI.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua I DPP ASPAI, Roy Nurdin, menyampaikan perkembangan proses pendaftaran dan pelepasan varietas anggur lokal Tangerang Selatan, Ponjay Bendav. Menurutnya, proses tersebut masih mengalami kendala, salah satunya terkait dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

ASPAI berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar proses pendaftaran dan pelepasan varietas tersebut berjalan sesuai ketentuan. Apabila memperoleh pengakuan resmi, Ponjay Bendav berpotensi menjadi salah satu aset unggulan daerah.

Roy juga menyoroti peluang kebutuhan benih anggur bermutu dan bersertifikat dalam skala besar. Kebutuhan tersebut berpotensi meningkat seiring dengan rencana program Kementerian Pertanian serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada 2027.

Muqoddas menilai Tangerang Selatan memiliki potensi besar untuk mengembangkan pertanian perkotaan yang inovatif dan bernilai ekonomi tinggi. Menurutnya, kunjungan ke Kebun Anggur Teras Nenek menjadi kesempatan untuk melihat langsung potensi tersebut sekaligus mempelajari upaya para penggiat anggur setempat.

“Saya mengapresiasi ASPAI dan para petani yang terus berinovasi, termasuk dalam pengembangan varietas anggur Ponjay Bendav. Ini merupakan contoh bagaimana inisiatif masyarakat dapat melahirkan potensi unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pengembangan lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan anggur perlu dipandang bukan hanya sebagai kegiatan budidaya buah, melainkan juga sebagai bagian dari ekosistem usaha. Peluang ekonomi dapat muncul dari pembibitan, budidaya, pemasaran, pengolahan hasil panen, hingga agrowisata.

Pengembangan tersebut juga berpotensi mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Terkait proses pendaftaran dan pelepasan varietas Ponjay Bendav, Muqoddas memandang perlu adanya koordinasi lebih intensif antara ASPAI, perangkat daerah terkait, pemerintah provinsi, dan instansi teknis pemerintah pusat.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila memenuhi persyaratan dan memperoleh pengakuan resmi, varietas Ponjay Bendav berpeluang menjadi kebanggaan sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi bagi Tangerang Selatan.

Menurutnya, pengembangan secara terencana juga dapat membuka peluang usaha baru melalui penyediaan benih bermutu dan bersertifikat.

Sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Muqoddas berharap inisiatif masyarakat seperti pengembangan anggur dapat berkembang dari kegiatan komunitas menjadi ekosistem ekonomi produktif yang memberikan manfaat nyata.

Ia juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam pengembangan pertanian, khususnya bagi generasi muda atau Generasi Z, sejalan dengan program Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, sebagai aktivis lingkungan hidup dan ketua komunitas bambu, Muqoddas menyatakan kesiapannya mendukung kebutuhan para penggiat anggur dan petani bambu, mulai dari penyediaan media tanam hingga pupuk.

Ia juga menawarkan dukungan pengembangan sistem digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk organisasi ASPAI. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu penguatan organisasi dan pengembangan jejaring para penggiat anggur di Indonesia.



Artikel Terbaru

5 Langkah Memulai Ekspor bagi Pelaku Usaha, Apa Saja?

Pelaku usaha perlu menyiapkan sejumlah hal sebelum memasarkan produk ke luar negeri. Selain menentukan negara tujuan, eksportir juga harus...

More Articles Like This