Monday, January 26, 2026

Atasi Wasir dengan Pegagan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Ambeien alias wasir terjadi saat pembuluh balik di sekitar otot anus melebar dan membesar. Kalangan medis menyebutnya hemoroid (kata haemo berarti darah dan rhema bermakna aliran). 

Pemicu terjadinya pelebaran itu beragam, seperti gangguan aliran darah, aktivitas fisik rendah, perubahan hormonal pada perempuan hamil, konsumsi makanan rendah serat, dan faktor genetis. “Infeksi bakteri sekunder pada luka di bagian yang membengkak menyebabkan gatal,” kata dr Rizaldy Pinzon MKes SpS, dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta.

Menurut tempat terjadinya, ada ambeien dalam dan luar. Ambeien dalam terjadi saat pembuluh darah balik di dinding rektum membengkak. Akibatnya saat feses melewati dinding rektum, terasa mengganjal.

Saat bergesekan dengan feses, bagian yang membengkak itu terluka sehingga darah menyertai saat buang air besar. Berdasarkan keparahannya, ambeien terdiri atas 4 tingkat. Fase paling ringan, hanya terjadi buang air besar bercampur darah tanpa tonjolan keluar anus.

Sedangkan pada ambeien tingkat 4, muncul tonjolan permanen.  “Itu hanya bisa dipulihkan dengan operasi,” kata Rizaldy. Sebagian besar penderita ambeien sembuh hanya dengan mengatur pola konsumsi, tanpa pengobatan medis. “Hindari makanan pedas, terlalu berlemak, atau banyak mengandung minyak,” kata Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta.

Pasalnya, makanan-makanan itu merangsang peregangan berulang otot rektum sehingga memperburuk pembuluh darah yang membengkak. Akibatnya, muncul rasa nyeri lantaran daerah rektum dipenuhi jaringan sel saraf.

Beberapa herbalis seperti Lina Mardiana, meresepkan daun pegagan untuk mengatasi wasir. Menurut herbalis di Yogyakarta itu, pegagan membantu penyembuhan ambeien lantaran mengandung zat antiinflamasi yang mencegah peradangan.

Maklum, “Luka akibat ambeien terjadi di tempat yang selalu tertutup sehingga sembuhnya lama,” kata Lina. Luka mengakibatkan jaringan terbuka sehingga menjadi pintu gerbang masuknya bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus dan Escerichia coli.

Sistem imunitas merespon serangan itu dengan menyempitkan pembuluh sehingga aliran darah melambat. Itulah yang disebut inflamasi alias peradangan. Kandungan zat antimikrobial pegagan juga membantu penyembuhan ambeien.

Obayed Ullah dari Departemen Farmasi Southeast University, Bangladesh, membuktikannya. Ia meriset daya antimikrobial pegagan dengan merendam 500 g serbuk kering daun pegagan dalam pelarut metanol selama 15 hari. Ia lantas menyaring, memadatkan, dan melarutkannya dalam berbagai pelarut.

Hasilnya, ekstrak pegagan menghentikan pertumbuhan 13 jenis bakteri dan 3 jenis cendawan yang bersifat patogen dalam tubuh manusia. Bakteri itu di antaranya Bacillus subtilis penyebab disentri akut dan Staphylococcus aureus penyebab penyakit kulit.

Sedangkan cendawan patogen yang dilumpuhkan pegagan di antaranya Candida albicans penyebab penyakit kulit sampai peradangan organ vital dan Aspergillus niger penyebab penyakit aspergilosis yang menyerang paruparu.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img