Pemberian cahaya lampu berwarna berbeda dapat mempengaruhi pertumbuhan bunga krisan.
Trubus — Selama ini para pekebun hanya menggunakan tambahan lampu untuk memenuhi standar mutu krisan. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) panjang tangkai bunga krisan potong segar tipe standar kelas AA 76 cm, spray aster 76 cm, spray kancing 76 cm, dan spray santini 60 cm. Oleh karena itu, pekebun mesti “menunda” krisan berbunga hingga tinggi tanaman atau panjang tangkai mencapai ukuran standar.
Mereka memberi cahaya dari lampu tambahan sebagai pengganti sinar matahari. Kualitas krisan juga dilihat dari diameter bunga. Berdasarkan SNI diameter bunga krisan setengah mekar kelas mutu AA untuk tipe standar minimal 8 cm, spray aster 4 cm, spray kancing 3,5 cm, dan spray santini 3 cm. Itulah sebabnya para peneliti mencari cara meningkatkan kualitas bunga krisan. Cara mutakhir dengan menggunakan warna lampu berbeda.
Perbesar bunga
Fitria Dewi Ariesna, Sudiarso, dan Ninuk Herlina, dari Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, membuktikan warna lampu mempengaruhi mutu krisan. Mereka meneliti respons tiga varietas krisan, yaitu fiji putih, jaguar merah, dan shamrock, terhadap berbagai warna cahaya tambahan.
Dalam penelitian itu Fitria dan tim memberi cahaya tambahan dengan warna berbeda, yaitu putih, kuning, dan merah, terhadap masing-masing varietas krisan. Penyinaran dengan lampu tambahan berlangsung secara kontinu selama 6 jam mulai dari awal tanam hingga tanaman berumur 35 hari. Hasil penelitian menunjukkan, krisan varietas fiji putih yang diberi lampu warna merah menghasilkan bunga berdiameter terbesar, yaitu mencapai 11,17 cm.

Ukuran diameter itu setara 17,58% lebih besar daripada tanaman yang diberi lampu warna putih dan kuning. Kedua warna lampu itu hanya menghasilkan bunga berdiameter masing-masing 9,50 cm. Pada varietas jaguar merah, ukuran bunga yang diberi lampu warna putih, kuning, dan merah, tidak berbeda nyata, yaitu masing-masing 9,76 cm, 9,67 cm, dan 9,72 cm. Begitu juga pada varietas shamrock. Diameter masing-masing bunga hanya 9,50 cm, 9,61 cm, dan 9,66 cm.
Itu berarti perlakuan warna lampu tidak berpengaruh terhadap diameter bunga krisan jaguar merah dan shamrock. Pemberian lampu warna merah juga membuat krisan berbunga lebih cepat rata-rata 8 hari dan mempercepat umur panen rata-rata 6 hari dibandingkan dengan tanaman yang diberi lampu warna putih. Fitria menduga bunga fiji putih paling besar setelah memperoleh paparan cahaya merah karena pada dasarnya klorofil menyerap cahaya optimal berwarna merah dan biru.
“Ketika cahaya yang diterima klorofil berwarna merah atau biru, maka fotosintesis menjadi semakin cepat,” tuturnya. Warna lampu berbeda juga berpengaruh terhadap lama kesegaran bunga. Bunga fiji putih segar lebih lama bila memperoleh cahaya lampu warna putih, yakni mencapai 12,96 hari setelah panen (HSP). Itu 4,77 hari lebih lama dari bunga yang diberi cahaya warna kuning, dan 6,11 hari lebih lama dari lampu warna merah.
Lebih segar
Lampu warna putih juga memperpanjang lama kesegaran bunga varietas shamrock, yaitu mencapai 11,48 hari atau 3,22 hari lebih lama ketimbang lampu kuning dan 4,53 hari lebih lama daripada lampu merah. Pada varietas jaguar merah, kesegaran bunga yang diberi cahaya lampu warna merah bisa tahan hingga 12,93 hari atau lebih lama 5,55 hari daripada bunga yang diberi warna putih dan 7,04 hari daripada lampu kuning.
Namun, pemberian warna lampu berbeda tidak menyebabkan perbedaan panjang tangkai bunga. Fitria menduga itu karena semua tanaman memperoleh lama penyinaran tambahan yang sama, yaitu selama 6 jam. Hasil riset Fitria sangat membantu petani krisan yang selama ini menghadapi masalah kualitas. Kendala dalam hal kualitas itu wajar terjadi.
Menurut peneliti Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), Yoyo Sulyo, krisan tergolong tanaman berhari pendek fakultatif. Artinya, tanaman akan berbunga jika panjang waktu siang hari kurang dari maksimum waktu kritis, yaitu 11—15 jam. Sinar matahari di Indonesia rata-rata hanya 12 jam sehari. Oleh karena itu, di tanah air krisan lebih cepat berbunga. Namun, ukuran bunga yang dihasilkan belum memenuhi standar panjang tangkai dan diameter bunga untuk bunga potong. (Imam Wiguna)
