Trubus.id—Budidaya padi organik membutuhkan pemupukan alami atau secara organik. Selain pupuk kandang sebagai pupuk dasar, petani dapat menyemprotkan pupuk organik cair yang mampu mendongkrak produksi padi. Adapun untuk mengatasi hama dan penyakit dapat menggunakan pestisida alami.
Pupuk Hayati
Membuatnya dapat memanfaatkan bahan di sekitar Anda. Siapkan 1 kg daun salam, 1 kg daun babadotan, 1 kg bintil akar kacang tanah, 1 liter air kelapa, 100 ml EM-4, dan 10 sendok makan gula pasir.
Pembuatan
- Daun salam, daun babadotan, dan bintil akar kacang tanah ditumbuk hingga halus, lalu dimasukkan ke dalam ember berisi campuran air kelapa, EM-4, dan gula pasir.
- Tutup ember hingga rapat dan biarkan selama 3 minggu.
- Setelah itu, cairan disaring dan siap digunakan.
- Setiap 1 liter larutan, diencerkan dengan 17 liter air.
Pemakaian
- Encerkan 1 liter larutan dengan 17 liter air.
- Pupuk organik cair itu disemprotkan saat persiapan lahan dan saat padi berumur 25— 60 hari dengan interval seminggu sekali.
Pestisida Alami
Resep 1
Siapkan bahan lengkuas 1 kg, kunyit 1 kg, bratawali 1 kg, ceplukan 1 kg, bawang putih 1 kg, air 10 liter, dan EM4 100 ml.
Pembuatan
- Semua bahan dihaluskan dan dicampur dengan air 10 liter.
- Campurkan 100 ml EM-4 dan peram selama seminggu.
- Saring ramuan. Setelah disaring, setiap 2 gelas larutan dicampurkan dengan 5 liter air.
Pemakaian : Semprotkan pada tanaman yang terserang hama. Konsentrasi pelarutan 2 gelas (500 ml) dicampurkan dengan 5 liter air.
Resep 2:
Untuk menghalau hama dan penyakit, pekebun meramu beragam tanaman berkhasiat pestisida nabati. Siapkan bahan tembakau, mimba, mindi, deterjen atau sabun colek, dan air.
Cara buat nya ambil semua bahan, haluskan dengan blender, lalu larutkan dalam air. Campur deterjen. Setelah itu endapkan selama semalam dan saring ramuan.
