Tuesday, November 29, 2022

Bonsai Pot Pecah

Rekomendasi

Lihat saja bonsai hokkiantea Carmona mycrophylla itu. Tiga pohon hokkiantea disajikan dalam 3 pot pecah di atas keramik. Pot pertama berbentuk tabung yang kebetulan terbelah diagonal. Robert lalu mengisi bagian pojok pot dengan media tanam. Permukaan media diatur miring mengikuti arah kemiringan belahan pot. Pada media tanam itu Robert menanam bonsai Carmona mycrophylla dengan posisi miring mengikuti kontur media tanam. Permukaan media lalu ditutup dengan lumut.

Bonsai hokkiantea kedua ditanam dalam pot pecah yang hanya tersisa bagian dasarnya. Namun, pada satu sisi masih ada bagian pinggir pot setinggi 10 cm. Di situlah bonsai hokkiantea berukuran sepertiga tinggi tanaman pertama diletakkan.

Wadah ketiga berasal dari bagian pinggir pot sehingga sosoknya hanya berupa alas yang rata. Di permukaan alas itu Robert menanam bonsai hokkiantea setinggi 2/3 tinggi tanaman di pot pertama. Meski ditanam di permukaan alas yang rata, posisi tanaman dibuat miring dengan kemiringan sama dengan kedua bonsai lainnya.

Ketiga bonsai itu disusun sedemikian rupa menjadi satu kesatuan di permukaan wadah keramik yang datar, tapi lebih lebar. Hasilnya, sebuah rangkaian bonsai laksana pemandangan alam perbukitan yang indah. Formasi ketiga bonsai itu juga bisa diubah untuk menghasilkan pemandangan berbeda.

Ide spontan

Pada koleksi lain, Robert menyajikan bonsai menggunakan elemen pot pecah dengan gaya berbeda. Kali ini wadah yang digunakan adalah guci yang pecah. Pecahan guci itu menyisakan bagian dasar yang melengkung dan sebagian dinding guci. Guci pecah itu diletakkan di permukan wadah marmer putih datar berbentuk lingkaran.

Robert lalu menanam bonsai di bagian dasar wadah. Sebagian media tanam dibiarkan “tumpah” ke permukaan wadah dengan sebagian perakaran berada di atas permukaan tanah. Kedua wadah itu akhirnya menyatu menjadi rangkaian bonsai yang tak kalah unik, tapi tetap cantik dan terkesan anggun.

Menurut Robert, ide membuat bonsai dengan memanfaatkan pot pecah lahir secara spontan. “Pot bonsai biasanya berharga mahal. Sayang kalau disia-siakan,”  katanya. Sejak 2000, ia telah membuat sekitar 10 bonsai yang ditanam dalam wadah pot pecah. “Bonsai dapat disajikan dalam wadah berbentuk apa pun asal komposisinya tepat dan terlihat harmonis,” kata seniman bonsai internasional yang memperoleh sertifikat “Master” dari Bonsai Clubs International di Amerika Serikat itu.

Robert menuturkan dalam seni bonsai, wadah tanam seperti pot merupakan elemen yang sangat penting dan tak terpisahkan. Wadah dipadukan secara harmonis dengan karakter dan bentuk pohon, tema tertentu sesuai dengan pesan, dan nuansa yang ingin disajikan. Pemilihan dan pemakaian wadah tanam pada bonsai harus memperhitungkan ukuran, bentuk, garis, tekstur, serta warna supaya dapat berpadu dengan jenis, gaya, serta karakter bonsai.

Kreatif

Pada bonsai yang menggunakan wadah pot pecah, Robert memadukan tata letak pecahan pot sehingga memberi warna berbeda dari elemen-elemen bonsai yang ditampilkan. Bentuk dari pot pecah juga membangkitkan gambaran surealistik dengan suatu makna tersirat yang imajinatif. “Pot pecah menjadi elemen alternatif selain menggunakan batu atau material lain yang kerap digunakan dalam seni bonsai,” katanya.

Menurut ahli bonsai, Budi Sulistyo, bonsai yang disajikan Robert merupakan karya yang kreatif. Dengan begitu para penikmat bonsai bisa menikmati keindahan bonsai dalam “gaya” berbeda. Maklum, pada seni bonsai, karakter batang, sudut kemiringan tanaman, tingkah laku batang, warna, dan komposisi pot, mesti mengikuti kaidah yang baku.

Dalam seni penjing pebonsai lebih leluasa untuk berkreasi baik dalam penataan maupun penyajian bonsai. Dalam bahasa tiongkok pen berarti wadah atau pot dan jing bermakna panorama. “Robert mampu menyuguhkan bonsai yang tampil beda, tapi tetap indah,” kata Ketua Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) DKI Jakarta itu. (Pranawita Karina)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img