Sunday, February 22, 2026

Cegah Kolesterol Tinggi Saat Puasa dengan Pola Makan Sehat

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id-Tingginya asupan gula saat puasa berisiko memicu lonjakan drastis kadar gula darah. Menurut dr. Zainal Gani, dokter di Malang, konsumsi gula berlebih saat berbuka dan sahur dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang memicu produksi insulin.

Peningkatan insulin ini pada akhirnya membentuk kolesterol LDL (low-density lipoprotein), yang berperan dalam berbagai penyakit seperti hipertensi, gangguan jantung, dan stroke.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti kudapan manis dan nasi, lebih cepat memicu lonjakan insulin. Studi dari Tongji Medical College di Tiongkok menunjukkan bahwa LDL bekerja bersama insulin untuk menurunkan kadar gula darah. Namun, jika berlebihan, LDL dapat teroksidasi, menyebabkan kerusakan organ, serta meningkatkan kadar lemak dalam tubuh.

Tidak semua gula berdampak buruk. Gula yang terikat dalam serat, seperti dalam buah, lebih lambat diserap tubuh. Itulah sebabnya Nabi Muhammad menganjurkan berbuka dengan 2–3 butir kurma. Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro menyebutkan bahwa kurma kaya akan serat yang dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Aktivitas fisik yang berkurang selama Ramadan dapat memperparah penumpukan lemak dalam tubuh. Dr. Zainal Gani menyarankan untuk tetap berolahraga, seperti joging atau fitnes, pada waktu yang tepat—misalnya menjelang berbuka, setelah tarawih, atau sebelum sahur. Olahraga saat perut kosong diketahui dapat meningkatkan produksi hormon pertumbuhan (HGH), yang bermanfaat untuk regenerasi sel dan metabolisme lemak.

Mengurangi porsi nasi dan makanan manis selama Ramadan dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Dr. Piprim Basarah Yanuarso, dokter spesialis anak di Jakarta, menyarankan untuk mengganti sumber energi dengan lemak sehat seperti virgin coconut oil (VCO). VCO tidak merangsang produksi insulin dan kaya akan asam laurat yang dapat membantu melawan radikal bebas.

Mengontrol asupan gula dan karbohidrat selama Ramadan dan Idulfitri bukan hanya membantu menjaga kadar kolesterol, tetapi juga mencegah peningkatan berat badan. Mengonsumsi lebih banyak serat, protein, serta menjaga hidrasi di malam hari akan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Artikel Terbaru

Tepurang, Si Jingga Kaya Beta Karoten yang Bantu Cegah Penyakit Mata

Tepurang, toropu, atau pupia. Tiga nama itu merujuk pada satu buah unik berwarna jingga dengan ukuran kira-kira sebesar kaleng...

More Articles Like This