
Sosok buah membulat seperti telur puyuh dengan warna kulit buah matang kuning mulus. Kulit tipis dan elastis sehingga mudah dikupas dan dipisahkan dari daging. Daya tahan lama, bisa disimpan sampai 10 hari pascapetik. Daging buah bening, tebal, dan manis. Teksturnya halus dan kenyal. Bijinya kecil.
Itu sosok duku asal Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sayang, keberadaan 8 pohon duku Lansium domesticum unggul nyaris tak terdeteksi. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Nusa Tenggara Barat (BPSB NTB) baru 2 tahun belakangan mengidentifikasi anggota famili Meliaceae itu. Padahal, sudah 71 tahun tanaman itu ada di sana. Saat ini produksi buah terbatas, masih dibagikan cuma-cuma di kalangan kerabat pemilik pohon.
