Wednesday, February 8, 2023

Empat Gabus Hias yang Cocok untuk Pemula

Rekomendasi

Trubus.id — Pehobi pemula perlu memahami jenis gabus hias atau channa. Hal ini karena masing-masing gabus hias memiliki tingkat perawatan yang berbeda-beda. Mulai dari perawatan mudah, menengah, hingga susah. Ada empat jenis gabus hias yang cocok dibudidayakan oleh pehobi pemula.

Empat jenis itu di antaranya Channa andrao, Channa asiatica, Channa pulchra, dan Channa stewartii. Ada berbagai alasan empat gabus hias itu disarankan. Gabus-gabus itu relatif mudah ditangkarkan, permintaan pasar relatif stabil. Dari kecil pun, terutama jenis C. pulchra dan C. stewartii sudah memiliki corak bagus.

Selain itu, keempat jenis itu relatif mudah dipijahkan dibanding jenis gabus hias lainnya. Tidak hanya mudah dipijahkan, permintaan untuk keempat jenis itu relatif stabil dan familiar di kalangan pencinta gabus hias. Permintaan mulai dari penjual besar, pasar ikan, hingga penjual eceran.

Channa andrao

C. andrao tergolong mudah dibudidayakan, lantaran tidak bergantung pada suhu agar memijah. Gabus yang termasuk kategori mini (dwarf) itu paling banter hanya bisa tumbuh sepanjang 15 cm.

Harga eceran anakan sepanjang 3–4 cm atau berumur 2 pekan Rp25.000 per ekor. Adapun harga borongan terdiri atas 500–700 ekor (setara rata-rata per sekali pengeraman) Rp12.500–Rp15.000.

Channa asiatica

Jenis gabus lain yang relatif cocok untuk pemula adalah C. asiatica. Gabus hias dewasa jenis itu berukuran 22 cm ketika siap kawin. Gabus hias asal Tiongkok itu memiliki 3 varian corak yakni bertitik-titik putih (white spot), bertitik merah (red spot), dan bersetrip merah (red stripe).

Pehobi kerap menyebut jenis WS untuk corak white spot dan RS untuk C. asiatica bercorak red spot dan red stripe. Pehobi pun kerap mengawinkan varian itu terutama jenis white spot dan red stripe. Hasilnya ikan bercorak anyar yang memiliki setrip merah dan bertitik putih. Para pehobi menyebutnya C. asiatica RSWS.

C. asiatica laku terjual sejak berukuran 4–5 cm atau berumur sekitar 4–5 pekan. Namun, beda corak beda pula harganya. Kaitannya dengan populasi di pasaran. Harga eceran WS Rp15.000–Rp20.000 per ekor, varian red strip Rp20.000–Rp25.000 per ekor, dan varian red spot Rp35.000–Rp40.000 per ekor. Harga varian RSWS sama dengan varian WS karena sudah banyak yang menangkarkan.

Channa pulchra

Gabus lain yang cocok untuk pehobi pemula yakni C. pulchra. Gabus hias asal Myanmar itu pun banyak ditangkarkan di Tanah air. C. pulchra menghasilkan 700 burayak per sekali pemijahan. Bisa dibilang jenis ini terbaik untuk pemula. Harga jual C. pulchra Rp6.000–Rp7.000 per ekor untuk grosir dan Rp15.000 per ekor untuk eceran.

Channa stewartii

Adapun C. stewartii juga gabus alternatif bagi pemula. Namun, level penangkaran ikan itu sedikit lebih sulit karena menghendaki suhu 18–22°C agar memijah optimal. C. stewartii lazimnya bertelur saat musim hujan di habitat asli.

Oleh karena itu, populasi ikan meningkat bergantung pada musim. Di penangkaran pun populasi banyak terutama pada Juli–Desember. Keruan saja harga jual C. stewartii menurun ketika jumlahnya banyak.

Harga borongan burayak berukuran 3–4 cm mencapai Rp35.000 per ekor saat pasokan melimpah, sedangkan eceran Rp50.000 per ekor.

Adapun harga C. stewartii ketika pasokan langka pada Januari–Juni mencapai Rp45.000 per ekor untuk harga borongan, dan Rp60.000 per ekor untuk eceran.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Sukses Budidaya Lele agar Menguntungkan

Trubus.id — Budidaya lele tak semudah yang dipikirkan. Beberapa kendala akan ditemui saat seseorang sudah mulai terjun di peternakan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img