Trubus.id — Permintaan jamur tiram sangat tinggi. CV Asa Agro, sebuah perusahaan yang menekuni bisnis jamur tiram mendapat permintaan jamur tiram sebanyak 5–6 ton per hari. Sayangnya, permintaan itu belum terpenuhi.
Asep Badruzzaman, Kepala Produksi CV Asa Agro, mengatakan, baru bisa memenuhi permintaan sekitar 2 ton per hari. Pasokan itu berasal dari kumbung produksi CV Asa Agro dan petani mitra.
CV Asa Agro memiliki luas lahan 2,5 hektare dengan 45 kumbung produksi. Jenis jamur tiram yang dibudidayakan, yaitu jamur tiram putih dan cokelat. Sebenarnya, ada jenis jamur tiram lain, seperti tiram kuning dan merah. Akan tetapi, jenis jamur tiram itu kurang diminati masyarakat.
Menurut Asep, perlu edukasi terkait jamur tiram kuning dan merah yang bukan jamur beracun. Dengan edukasi, masyarakat akan lebih familiar dengan jenis jamur tiram selain warna putih dan cokelat.
Produksi jamur tiram CV Asa Agro untuk memasok permintaan jamur tiram di kota-kota besar, seperti Cianjur, Kabupaten Bogor, dan daerah Provinsi Jawa Barat yang lain. Tonton bincang-bincang Trubus dengan Asep seputar peluang budidaya jamur tiram melalui video berikut.
