Sunday, July 14, 2024

Gerimis di Pesta Bunga

Rekomendasi
- Advertisement -

Rangkaian bunga persembahan para desainer internasional di Floria 2016, Malaysia.

Rangkaian bunga berjudul Above The Rain karya Andy Djati Utomo SSn AIFD CFD.
Rangkaian bunga berjudul Above The Rain karya Andy Djati Utomo SSn AIFD CFD.

Di tangan Andy Djati Utomo SSn AIFD CFD aneka flora berubah menjadi sekumpulan awan yang sedang meneteskan hujan. Kucuran air seolah muncul di sela-sela awan. Bentuknya mirip gerakan tetesan hujan saat jatuh dari langit. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (DPP IPBI) itu memilih lembaran sisal untuk membuat awan.

Ia melilitkan sisal-sisal itu di kawat ayam dan ranting kering. Adapun untuk menggambarkan air hujan, ia menggunakan sejumlah lidi berhias manik-manik di bagian ujung. Agar penampilan awan tampak cantik, Andy meletakkan sejumlah bunga di permukaan awan. Ia menjatuhkan pilihan pada keelokan anggrek mokara, anggrek bulan, dan krisan.

Predikat emas

Rangkaian bunga untuk busana karya Andy Djati Utomo terbuat dari materi utama berupa kulit jagung kering.
Rangkaian bunga untuk busana karya Andy Djati Utomo terbuat dari materi utama berupa kulit jagung kering.

Proses pembuatan rangkaian tergolong mudah. Sebab Andy menyiapkan rangkaian setengah jadi sejak dari tanahair. Semua bahan rangkaian dibawa dari Indonesia, kecuali bunga dan daun. Andy baru melengkapi materi flora usai berada di Malaysia, sekaligus menyelesaikan seluruh tahapan rangkaian. Itulah rangkaian bunga bertajuk Above The Rain karya Andy pada pagelaran Royal Floria di Putrajaya, Malaysia.

Kegiatan tahunan yang berlangsung pada 27 Mei sampai 4 Juni 2016 itu diikuti oleh desainer bunga berbagai negara seperti Jerman, Belanda, Jepang, Thailand, Taiwan, Malaysia, Makau, Singapura, dan Indonesia. Panitia mengganjar penghargaan tertinggi atas kreativitas Andy. Rangkaian istimewa itu memperoleh predikat emas dalam sesi International Designer Display.

Andy sangat bangga atas penghargaan yang diterima. “Proses dan waktu penilaiannya pun saya tidak tahu,” ujarnya. Pada acara itu, Andy juga menyuguhkan rangkaian bunga dalam balutan busana. Lewat karyanya, Andy menunjukkan bahwa rangkaian bunga tak melulu padat bunga. Lihat saja, Andy cukup mengubah kulit jagung kering alias klobot menjadi buket mirip tameng, leher gaun, dan hiasan kepala unik.

Pameran rangkaian bunga karya maestro bunga dari Makau. (Foto: Andy Djati Utomo)
Pameran rangkaian bunga karya maestro bunga dari Makau. (Foto: Andy Djati Utomo)

Bunga-bunga segar seperti allium anggrek dan mawar tetap dihadirkan, tetapi hanya sebagai aksesori. Kepiawaian pemilik sekolah merangkai bunga Intuition Floral Art Studio itu rupanya mampu mencuri perhatian panitia dan pengunjung. Panitia memberikan penghargaan sebagai Best Cultural Presentation dalam sesi Body Flower.

Lomba

Rangkaian bunga karya peserta dari Tiongkok meraih predikat emas pada ajang Floria Cup.
Rangkaian bunga karya peserta dari Tiongkok meraih predikat emas pada ajang Floria Cup.

Panitia juga menggelar sejumlah lomba untuk menyemarakkan acara yang rutin diadakan sejak 2007 itu. Anggota IPBI cabang Jakarta Selatan, Rohidin, tampil mewakili Indonesia dalam perlombaan Floria Cup—perlombaan paling bergengsi yang diikuti oleh perangkai profesional. Ia beradu terampil dengan 10 perangkai bunga yang mumpuni dari berbagai negara seperti Jerman, Taiwan, Korea Selatan, Makau, dan Malaysia.

Rangkaian bunga karya peserta dari Makau meraih predikat perak.
Rangkaian bunga karya peserta dari Makau meraih predikat perak.

Panitia mensyaratkan peserta membuat 3 rangkaian berbeda. Pada rangkaian pertama panitia menyediakan balok berukuran 60 cm x 60 cm x 120 cm. Peserta harus menggunakan rangka itu dalam desain. Sementara pada rangkaian kedua, panitia memberikan rangka besi berukuran 1 m x 1 m x 2,5 m. Panitia memperbolehkan peserta membuat rangkaian bunga model apa pun dari rangka itu.

Peserta boleh mendesain dan menentukan materi flora yang akan digunakan sejak masih di tanahair. Adapun rangkaian ketiga merupakan kejutan. Peserta tidak mengetahui materi apa yang akan dirangkai. “Rangkaian pamungkas itu bertujuan untuk menguji kemampuan peserta,” ujar Rohidin. Bisa jadi peserta berbuat curang dalam menampilkan rangkaian pertama dan kedua.

Rangkaian bunga karya Rohidin pada kompetisi Floria Cup.
Rangkaian bunga karya Rohidin pada kompetisi Floria Cup.

Desain dan pemilihan materi flora bukan atas inisatif sendiri, tetapi dari pihak luar. Pada rangkaian ketiga itulah pengetahuan peserta soal dunia merangkai bunga teruji.

Lomba lain yang tak kalah menarik adalah wall art, collage, dan mini garden. Panitia memberikan papan berukuran 60 cm x 1 m x 20 cm untuk dihias oleh peserta yang mengikuti lomba wall art. Peserta bebas berkreasi sesuai selera asal ketebalan rangkaian kurang dari 30 cm. Secara keseluruhan acara bertajuk Magical World of Floria itu berlangsung sangat meriah.

Rangkaian bunga karya peserta dari Korea Selatan meraih predikat perunggu.
Rangkaian bunga karya peserta dari Korea Selatan meraih predikat perunggu.

Panitia juga menyuguhkan rangkaian acara yang menarik seperti garden design competition, water color competition, magical gardens, chrysanthemum garden, the magic of bonsai and suiseki, dan cat’s pavilion. Mata pengunjung benar-benar dimanjakan oleh warna-warni bunga dan keindahan taman karya arsitek lansekap kelas mancanegara. (Andari Titisari)

Previous article
Next article
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Khasiat Daun Ketepeng Cina, Berpotensi Kendalikan Kadar Kolesterol Darah

Trubus.id—Daun ketepeng cina berpotensi menurunkan kadar kolesterol darah. Itulah hasil riset Nisa Khoirila dan Muhammad Walid dari program Studi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img