Saturday, April 13, 2024

Harum dan Elok Untuk Pergola

Rekomendasi
- Advertisement -
Bunga artabotrys memiliki warna dan aroma yang eksotis.
Bunga artabotrys memiliki warna dan aroma yang eksotis.

Pilihan baru tanaman penghias pergola yang elok sekaligus harum.

Bentuk dan warna bunga tanaman itu persis kenanga. Bunganya terdiri dari 6 petal pendek dan tebal yang tersusun dalam 2 lingkaran petal. Warnanya kuning. Yang membedakan tanaman itu perdu memanjat yang menutupi pergola dengan anggun. Pehobi tanaman hias Ir Sugiono Budhiprawira menyaksikan karawek—nama tanaman itu—di halte bus di Kota Bangkok, Thailand.

Sosoknya elok sekaligus menguarkan aroma harum unik yang tercium hingga jarak 10 meter. Kolektor tanaman hias itu memutuskan memboyong kenanga panjat itu pada 2007. Karawek, nama lokal kenanga itu di Thailand, memang masih sekerabat dengan kenanga yang sudah umum di tanahair. Keduanya sama-sama anggota famili Annonaceae, tetapi berbeda genus.

Kenanga merah masih langka di Indonesia sehingga harganya relatif mahal.
Kenanga merah masih langka di Indonesia sehingga harganya relatif mahal.

Aroma melon
Dalam taksonomi kenanga dikenal sebagai Cananga odorata, sementara karawek dikenal sebagai Artabotrys siamensis. Seperti halnya kenanga, aroma bunga juga menjadi salah satu daya tarik tanaman endemik Thailand yang berasal dari Provinsi Kanchanaburi dan Phetchaburi itu. “Aromanya seperti buah melon,” kata Sugiono. Sayang, tanaman itu belum menguarkan aromanya ketika Trubus datang ke sana.

Menurut Sugiono bunga karawek menguarkan aroma harum selepas maghrib ketika warnanya berubah dari hijau kekuningan menjadi kuning. Aroma itu tidak bertahan lama. Pada keesokan hari bunga sudah tidak harum lagi. Aroma bunga mirip buah itu lantaran komponen utama aroma karawek berupa senyawa ester alifatik. Senyawa itu hasil biosintesis oleh enzim alkohol asetiltransferase (AAT). AAT diketahui berperan dalam biosintesis ester saat proses pematangan buah pisang, melon, dan stroberi.

Itu terungkap dalam penelitian W Padungha dan rekan dari King Mongkut’s University of Technology, Thailand. Dalam penelitian itu seperti termuat dalam Agricultural Science Journal itu disebutkan aroma karawek terdiri dari 16 senyawa ester. Tiga senyawa ester utama yaitu 2-metil propil asetat, etil 2-metilbutanoat, dan etil asetat. Di kediaman Sugiono tumbuhan pemanjat asal Thailand itu rajin berbunga.

Diameter bunga Beaumontia mencapai 10 cm.
Diameter bunga Beaumontia mencapai 10 cm.

Padahal tidak ada perlakuan khusus selain rutin menyiram sekali sehari. Menurut Sugiono karawek relatif mudah berbunga asalkan ditanam di tempat terbuka. “Di tempat teduh, bunga layu dan batang ngelancir,” kata ayah dua anak itu. Untuk mempercepat pembungaan ia memberikan pupuk NPK 15:15:15 tiga pekan sekali. Selain itu Sugiono juga mengoleksi kenanga panjat lain, seperti kenanga cina Artabotrys hexapetalus.

Masyarakat Thailand menyebutnya kradang nga chin. Tanaman merambat itu memiliki karakteristik persis karawek. Keduanya sama-sama memiliki bunga berwarna kuning dengan 6 petal yang tersusun dalam 2 lingkaran petal. Sugiono membedakannya dari aroma. Menurut Sugiono kenanga cina beraroma seperti buah pisang ambon matang. Keduanya layak menghias pergola.

Kait pemanjat
Sementara itu menurut U-sa Thongpairoj, peneliti artabotrys dari Jurusan Biologi, Fakultas Ilmu Sains, Universitas Mahasarakham, di Provinsi Mahasarakham, Thailand, perbedaan karawek dan kradang nga chin dapat dilihat dari jumlah bunga. A. siamensis berbunga soliter, sementara A. hexapetalus memiliki 1—3 bunga per kait. Kenanga cina juga tumbuh di Kebun Raya Bogor.

Menurut pengamatan Tri Handayani, peneliti di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya, LIPI, tanaman yang didatangkan dari Tiongkok bagian selatan itu dapat berbunga terus-menerus sepanjang tahun asalkan tumbuh di tempat terbuka. “Di tempat ternaungi artabotrys hanya berbunga 2 kali dalam setahun,” jelas Tri. Yang unik dari artabotrys, bunga muncul dari tangkai perbungaan yang sering disebut “hook” lantaran bentuknya melengkung seperti kait.

Pertumbuhan Odontadenia macrantha maksimal di tempat terbuka.
Pertumbuhan Odontadenia macrantha maksimal di tempat terbuka.

Menurut Tri Handayani selain sebagai tempat munculnya bunga, kait itu juga berfungsi sebagai alat bantu “memanjat”. Kait itu akan membengkak dan berkayu jika bersinggungan dengan cabang lain atau obyek lain. Kait juga menjadi kunci perbanyakan. Menurut Sugiono cara terbaik memperbanyak tanaman artabotrys dengan mencangkok. Tanaman hasil perbanyakan dengan biji lambat berbunga.

Ketika mencangkok, “Pilih batang yang sudah memunculkan kait,” kata Sugiono. Anakan yang sudah memiliki kait pada batangnya biasanya tidak butuh waktu lama untuk berbunga. Sebaliknya jika kait belum muncul, maka untuk berbunga harus menunggu cukup lama. Pengalaman Sugiono memperbanyak A. hexapetalus dari biji, tanaman berumur 3 tahun belum juga berbunga.

Kenanga merah
Nun di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ricky Hadimulya juga mengoleksi kenanga. Kenanga di kebun Ricky berwarna jingga hingga kemerahan. Ricky menyebutnya kenanga merah. Ia mendatangkan kenanga merah itu dari Florida, Amerika Serikat, lima tahun lalu. Ukuran petal lebih panjang dan besar daripada kenanga biasa. Sekilas sosoknya menyerupai dwarf ylang ylang alias kenanga mini Desmos chinensis.

Selain bunganya, daun muda tanaman itu pun cenderung kemerahan. Tanaman dari genus Desmos itu terbilang langka. Di Indonesia tanaman itu pun masih jarang ditemui. Itulah sebabnya harga satu pohon setinggi 60 cm mencapai Rp1,5-juta. Keistimewaan lain kenanga merah terletak pada aromanya yang kuat khususnya pada pagi dan sore.

Ricky menggambarkan aromanya seperti aroma manis permen. Untuk perawatan, kenanga merah bukan tipe rewel. Menurut penangkar tanaman hias itu kenanga merah memerlukan penyiraman rutin dan suhu hangat konstan. Seperti halnya kenanga dari genus artabotrys, kenanga merah juga tumbuh baik di tempat terbuka. Pehobi bersepeda itu memperbanyak kenanga merah dengan cara cangkok.

Ciri khas artabotrys berupa tangkai perbungaan yang melengkung berbentuk kait.
Ciri khas artabotrys berupa tangkai perbungaan yang melengkung berbentuk kait.

Pemanjat eksotis lain Beaumontia grandiflora. Tanaman anggota famili Apocynacea itu memanjat dengan cara melilitkan batangnya pada obyek penopang. Sosok tanaman besar sehingga perlu lahan luas dan penopang yang kokoh. Penampilan bunga majemuknya sangat cantik meski harumnya tidak terlalu kentara. Mahkota bunga putih bersih. Ukuran bunga besar dengan diameter bisa mencapai 10 cm.

Tanaman pemanjat berkayu asal India bagian selatan, Kepulauan Andaman, dan Myanmar itu disukai karena daunnya besar dan rimbun sehingga cocok sebagai tanaman peneduh. Ada lagi Odontadenia macrantha bisa menjadi pilihan lain untuk menghias pergola. Tanaman itu tumbuh di hutan beriklim musiman seperti di Belize, Brasil, Kolombia, Kostarika, Ekuador, Guyana Perancis, Guatemala, Guyana, Honduras, Meksiko, Panama, Suriname, Trinidad dan Tobago, serta Venezuela.

Tanaman anggota famili Apocynaceae itu memiliki bunga majemuk berpenampilan atraktif. Mahkota bunga berwarna kuning krem dengan semburat jingga kemerahan pada bagian corong dan aksen kuning cerah pada bagian atas corong. Bunga mengeluarkan aroma wangi sepanjang hari. Seperti tanaman pemanjat lain, perawatannya relatif mudah. “Kuncinya ditanam di tempat terbuka, penyiraman cukup dan pupuk rutin,” kata Sugiono. (Eny Pujiastuti)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Rawat Si Engkong : Durian Tua Berumur 100 Tahun

Trubus.id— Pohon durian setinggi 40 m itu berdiri kokoh di lokasi penanaman durian populer seperti super tembaga, bawor, musang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img