Friday, January 30, 2026

Inovasi Maggenzim Hadirkan Pakan Ayam Ramah Lingkungan dan Teknologi Pemantau Kandang

Rekomendasi
- Advertisement -

Tim mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menciptakan inovasi pakan ayam broiler berbasis fitobiotik alami bernama Maggenzim. Produk ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan pencernaan ayam, mempercepat pertumbuhan, sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari peternakan.

Gagasan tersebut muncul dari kepedulian terhadap tingginya kasus gangguan pernapasan pada ayam yang disebabkan oleh kualitas udara kandang yang buruk. Emisi gas seperti amonia dan metana dari feses ayam menjadi salah satu pemicu utama penyakit pernapasan pada ternak.

Melalui formulasi fitobiotik alami, Maggenzim diharapkan mampu membantu proses pencernaan ayam serta mengurangi bau tidak sedap di kandang. Dengan demikian, kondisi udara menjadi lebih bersih dan ayam dapat tumbuh lebih optimal tanpa gangguan penyakit.

Seorang peternak ayam broiler di Banyumas mengakui bahwa penyakit pernapasan masih menjadi masalah umum di lapangan. Ia menyambut baik adanya inovasi pakan yang tidak hanya menyehatkan ayam, tetapi juga dapat mengurangi kadar amonia di kandang.

Selain pakan, tim Maggenzim juga memperkenalkan Smart Detector, alat berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan peternak memantau kondisi kandang secara real time. Informasi mengenai suhu, kelembapan, dan kualitas udara bisa diakses langsung melalui aplikasi WhatsApp.

Survei internal menunjukkan sebagian besar peternak belum memiliki sistem pemantauan lingkungan kandang yang efisien. Padahal, faktor suhu dan kelembapan berpengaruh besar terhadap kesehatan serta produktivitas ayam.

Melalui Smart Detector, tim Maggenzim berupaya menghadirkan solusi praktis dan terjangkau agar peternak lebih mudah menjaga kondisi kandang tetap ideal. Sinergi antara inovasi pakan dan teknologi digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Produk Maggenzim dikembangkan oleh mahasiswa lintas jurusan dari Unsoed, mulai dari peternakan hingga informatika. Mereka berkolaborasi di bawah bimbingan dosen pendamping untuk menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi sektor peternakan rakyat.

Tim berharap, pengembangan Maggenzim dapat mendukung program pemerintah dalam penyediaan pangan bergizi dan berkelanjutan. Mereka juga menekankan pentingnya peran inovasi mahasiswa dalam menjawab tantangan di bidang peternakan dan lingkungan.

Artikel Terbaru

Cara Mengatasi Philodendron Layu, Busuk Akar, dan Daun Menguning

Philodendron termasuk tanaman yang kuat. Meski beitu tanda seperti layu, busuk akar, atau daun menguning biasanya mengindikasikan gangguan fisiologis...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img