Tuesday, January 27, 2026

Kaki Ganda untuk Pamelo

Rekomendasi
- Advertisement -
Pamelo berkaki banyak.
Pamelo berkaki banyak.

Penambahan kaki pada pamelo diharapkan memperbaiki sistem perakaran dan mempercepat pertumbuhan tanaman.

Sudah manis, tanpa biji pula. Itulah cita rasa pamelo bageng yang berdaging merah muda. Jeruk besar asal Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, itu menjadi rebutan konsumen. Qomarul Huda yang mengebunkan 136 pohon pamelo bageng rutin memasok 1,5 ton per pekan. Belakangan ia khawatir karena semua pohonnya hasil perbanyakan cangkok sehingga tanaman berakar serabut.

Itulah sebabnya ia memperkokoh pohon yang rata-rata berumur 3 tahun itu. Caranya dengan penambahan kaki. Qomarul berharap penambahan kaki pada pamelo membantu menopang batang utama sehingga memperkokoh tanaman. “Dengan begitu batang utama menjadi lebih kuat lantaran disangga akar tunggang yang berasal dari kaki tambahan,” ujar pekebun berumur 39 tahun itu.

Tambahan kaki

Qomarul Huda, pekebun pamelo di Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menerapkan teknik kaki ganda pada 95% populasi pamelo di kebun miliknya.
Qomarul Huda, pekebun pamelo di Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menerapkan teknik kaki ganda pada 95% populasi pamelo di kebun miliknya.

Qomarul mulai melakukan penambahan kaki untuk pamelo pada 2016. Kini sebanyak 95% dari total populasi 136 pohon sudah mengadopsi teknik kaki ganda. Menurut alumnus Universitas Budi Luhur itu penambahan kaki dapat dilakukan pada pohon pamelo berumur 2—3 tahun. Pasalnya, pada umur itu kulit luar pohon sudah tebal sehingga lebih mudah untuk disambung.

Saat pohon utama memasuki umur 2 tahun, Qomarul mulai menyemai benih pamelo lokal di pot. Ketika bibit berumur setahun, ia lalu memindahkanya ke kebun. Ia menanam 3 bibit pamelo lokal mengelilingi pohon utama dengan jarak 10 cm dari pohon utama. Setelah dua bulan, pria penggemar berkuda itu menyayat pohon utama sepanjang 3—5 cm. Ia membuat 3 sayatan yang letaknya menyesuaikan dengan letak tumbuh bibit pamelo lokal.

Qomarul lantas memotong batang bibit pamelo lokal, lalu meruncingkan bagian ujungnya. Selanjutnya ujung batang bibit itu ia tempelkan pada sayatan di pohon utama. Ia mengikat sambungan dengan tali plastik hingga semua sambungan tertutup rapat. Dengan begitu air tidak gampang masuk.

1.Tanam bibit pamelo lokal mengelilingi pohon utama dengan jarak 10 cm.
1. Tanam bibit pamelo lokal mengelilingi pohon utama dengan jarak 10 cm.

Tujuannya agar tidak mengganggu pertumbuhan pohon utama. “Kedua batang akan menempel sempurna setelah 45 hari,” kata pria kelahiran 19 November 1978 itu. Menurut praktikus tanaman buah di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Hadi Yusuf, teknik kaki banyak pada tanaman jeruk lazimnya dilakukan pada tanaman yang merana akibat serangan cendawan phytophthora. Bekas serangan penyakit itu menyebabkan batang rusak dan kering.

2.Sayat pohon utama sepanjang 3—5 cm. Bikin sebanyak 3 sayatan menyesuaikan jumlah bibit pamelo lokal yang ditanam.
2. Sayat pohon utama sepanjang 3—5 cm. Bikin sebanyak 3 sayatan menyesuaikan jumlah bibit pamelo lokal yang ditanam.

“Agar tanaman kembali sehat dan berproduksi, maka penambahan kaki menjadi upaya penyelamatan terbaik,” kata Hadi. Proses penyambungan berhasil jika masing-masing tanaman saling menyatu. Pastikan setiap tanaman dalam kondisi sehat. Peneliti jeruk di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Dr. Chaereni Martasari, menuturkan penambahan batang baru membantu mempercepat penyerapan unsur hara.

3. Sayat runcing bagian ujung bibit pamelo lokal.
3. Sayat runcing bagian ujung bibit pamelo lokal.

Menurut Chaereni Martasari sebelumnya tanaman hanya mengandalkan pasokan air dan nutrisi melalui akar pada batang utama. “Setelah penambahan kaki, pohon memperoleh bantuan penyerapan hara dari batang tambahan yang disambungkan ke batang utama,” katanya. Karena itu penambahan kaki juga dianggap mampu meningkatkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Urine sapi
Faedah penambahan kaki untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman akan optimal bila pekebun juga tekun merawat kebun. Itulah sebabnya Qomarul memberikan nutrisi secara intensif agar tanaman tumbuh subur. Ia rutin menaburkan 50 kg pupuk organik per tanaman setiap Mei dan Oktober. Ia juga rutin memberikan 2,5 kg pupuk NPK per tanaman setiap April dan Desember.

4. Tempelkan bibit pamelo lokal pada sayatan pohon utama lalu ikat dengan tali plastik.
4. Tempelkan bibit pamelo lokal pada sayatan pohon utama lalu ikat dengan tali plastik.

Qomarul berharap berbagai upaya itu membuat pamelo miliknya tumbuh optimal. Teknik kaki ganda sejatinya bukan hal baru. Para petani durian bhineka bawor lebih dulu mengadopsi teknik itu. “Selain tampilan dan cita rasa buah yang menggoda, sosok pohon duriannya pun unik,” kata Qomarul. Teknik itu diduga membuat pohon menjadi lebih kokoh dan berbuah lebih cepat. (Andari Titisari)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img