Trubus.id— Tubagus Bahrul Hilmi takjub mendapati bobot anak domba yang baru lahir 3 kg per ekor. Lazimnya bobot lahir anak domba lain hanya 2,5 kg per ekor. Cempe itu hasil perkawinan domba lokal betina dan pejantan komposit garut agrinak.
Peternak di Desa Mekarsari, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, itu memelihara 9 domba komposit garut agrinak jantan. Ia memperoleh domba itu dari Balai Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Unggas Dan Aneka Ternak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 2021.
Kini populasi anak domba hasil perkawinan komposit garut agrinak dengan domba lokal menjadi 25 ekor. Rinciannya 17 betina 8 jantan. Bahrul memberikan pakan konsentrat hijau 10% dari bobot badan setiap hari.
Domba komposit garut agrinak merupakan hasil pemuliaan peneliti di Pusat Riset Peternakan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ismeth Inounu, M.Si. Kehadiran domba komposit agrinak menjadi pilihan baru bagi para peternak. Alasannya ruminansia kecil itu memiliki pertumbuhan yang cepat.
Menurut Ismeth bobot tubuh domba komposit agrinak berumur setahun yakni 30,0—35,5 kg dengan pertambahan bobot tubuh harian pada usia 9—12 bulan sekitar 60 g. Adapun pertumbuhan pascasapih domba lainnya di Indonesia hanya 50 g per hari.
Domba komposit garut agrinak mencapai bobot badan 35 kg pada usia 14—15 bulan, sedangkan domba lokal pada umur 25 bulan. Jumlah anak komposit garut agrinak setiap kelahiran rata-rata 1,5—1,8 ekor per induk dengan bobot lahir 2,9 kg dan bobot sapih 12,1—13,2 kg.
Bandingkan dengan bobot sapih domba garut hanya 9,1—11,5 kg. “Domba persilangan itu juga dapat beradaptasi pada berbagai ekosistem sehingga cocok untuk dikembangkan sebagai domba komersial,” kata doktor Ilmu Ternak alumnus Institut Pertanian Bogor itu.
Keunggulan lain domba komposit garut agrinak yaitu persentase karkas—bagian domba yang dapat dikonsumsi selain kepala, kaki, jeroan, dan kulit—tinggi mencapai 47—50%. Bandingkan dengan lomba lokal lain hanya 45%.
Produksi susu komposit garut agrinak pun mencukupi kebutuhan anak domba yakni 44,8—54,7 kg/laktasi. Produksi susu domba lokal mencapai 43,6 kg per induk per laktasi.
