Monday, January 26, 2026

Kini Seruni Tampil Mini

Rekomendasi
- Advertisement -

Empat krisan pilihan dari Cianjur, Jawa Barat. Warna elok dan tahan lama.

Kuntum aiko agrihorti merah terang. (Dok. Balithi)

Trubus — Warna aiko amat seronok. Merah dan kuning di bagian tengah bunga berpadu. Kuntum bunga krisan itu berukuran kecil dengan petal bertumpuk. Jumlah bunga pita mencapai 99—104 helai, sedangan bunga tabungnya berjumlah 21—25 helai. Para periset di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) menggunakan krisan garden mum red dan swarna kencana sebagai indukan.

Aiko agrihorti—begitu nama lengkapnya—tergolong krisan bertipe bunga spray, yakni dalam satu tangkai terdapat 7—23 kuntum. Tanaman mulai berbunga ketika berumur 40—50 hari pascatanam. Tinggi tanaman sekitar 24—27 cm. Saat dipetik kesegaran bunga bertahan hingga 3 pekan. Aiko mampu hidup baik di dataran rendah maupun tinggi dengan ketinggian tempat 700—1.200 meter di atas permukaan laut (m dpl).

Sosok pendek

Naura agrihorti berbunga saat umur 37—39 hari pascatanam. (Dok. Balithi)

Selain aiko, Balithi juga membidani kelahiran naura. Penampilan naura juga tak kalah rupawan. Sekilas naura memiliki kesamaan rupa dengan aiko sebab sama-sama berwarna merah. Bisa dibilang krisan merah merupakan warna kesukaan masyarakat selain putih dan kuning. Namun, naura lebih senang hidup di dataran tinggi. Postur tanaman juga lebih pendek dibandingkan dengan aiko yakni 14—27 cm.

Tetua naura adalah krisan garden mum red dan bonny. Pada kondisi lingkungan yang ideal tanaman berbunga saat umur 37—39 hari pascatanam. Naura memiliki 6—17 kuntum per tangkai. Oleh karena itu, naura tergolong krisan bertipe bunga spray. Setiap kuntum bunga yang muncul memiliki diameter 2—3 cm dengan jumlah bunga pita sebanyak 127 helai.

Adapula avanthe agrihorti dan zwena agrihorti sama-sama mempunyai kuntum bunga berwarna merah keunguan. Avanthe merupakan krisan pot pendatang baru yang lahir dari hasil persilangan antara red auburn dengan alpha. Bunga avanthe berdiameter sekitar 4 cm. Panjang tangkai bunga 3—4 cm. Dalam satu tangkai setidaknya terdapat 6—10 kuntum bunga.

Jumlah bunga pita avanthe mencapai 114 helai dengan bunga tabung 106 helai. Avanthe mampu bertahan mekar hingga 3 pekan usai petik. Avanthe mampu beradaptasi di ketinggian 700—1.200 meter di atas permukaan laut (m dpl). Tanaman berbunga saat berumur 40—50 hari pascatanam. Setiap periode tanam avanthe menghasilkan 30—40 tangkai per m².

Perayaan hari besar

Sementara zwena adalah hasil perkawinan antara garden mum red dengan miramar. Zwena belajar berbunga saat berumur 41 hari pascatanam. Diameter kuntum bunga 2—4 cm. Umumnya krisan pot dengan tipe bunga spray dapat dipanen pada saat bunga telah mekar 60—70%. Yang menarik keempat varietas itu tetap berpostur pendek walaupun tanpa penambahan paklobutrazol.

Zwena agrihorti berwarna merah
keunguan (Dok. Balithi)

Lazimnya pekebun menambahkan paklobutrazol untuk mengatur postur tanaman agar pendek. Krisan-krisan pot nan elok itu kini menjadi andalan Balithi sebagai varietas baru yang memperkaya dunia krisan tanah air. Pekebun maupun pehobi bisa menanam krisan-krisan baru itu dari bibit hasil perbanyakan setek. Harap mafhum, krisan merupakan bunga yang sohor di kalangan masyarakat.

Varasi warna, corak, dan ukuran seruni alias krisan membuat bunga asal Tiongkok itu digemari. Secara umum krisan dibedakan menjadi bunga potong dan krisan pot. Perangkai bunga maupun floris gemar memakai krisan potong sebagai bagian dari dekorasi acara penting seperti wisuda, pernikahan, dan pesta. Sementara krisan pot lebih sering digunakan sebagai penghias meja maupun ruang tamu.

Avanthe agrihorti bertahan mekar hingga 3 pekan usai petik. (Dok. Balithi)

Keberadaan krisan pot memang tak sepopuler krisan potong. Permintaannya cenderung rendah, tetapi krisan pot tak kalah indah dengan krisan potong. Biasanya, masyarat mencari krisan pot saat momen tertentu seperti Natal dan Imlek. Oleh karena itu, krisan pot berwarna merah menjadi bunga yang paling banyak dicari. Masyarakat menyukai krisan yang berbunga dekoratif dan ganda. Selain itu, bunga juga harus tahan lama.

Sejatinya krisan pot sudah ada di tanah air puluhan tahun silam. Namun, keberadaannya kurang bergaung dibandingkan dengan krisan potong. Sebagai gambaran sejak 1998 Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) di Cianjur, Jawa Barat telah merilis varietas baru krisan potong. Sementara krisan pot besutan Balithi baru rilis 2012. Balithi merilis sejumlah varietas krisan pot baru yang bisa menjadi pilihan masyarakat. (Rika Meilasari, S.P. M.P. dan Ir. Kurnia Yuniarto M.P., peneliti dan pemulia krisan di Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur, Jawa Barat)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img