Saturday, January 17, 2026

Kuping Gajah Bumble Bee senilai Ratusan Juta Rupiah

Rekomendasi
- Advertisement -

Sosok kuping gajah berumur 3 tahun itu sangat estetis. Selain corak variegata yang cantik, tulang daun tanaman pun menarik. Lihat saja tulang daun tanaman membentuk pola yang artistik, pun warnanya yang perak menyala semakin memberikan kesan istimewa. Sang empunya tanaman, Eddy Pranoto, menyematkan nama salah satu tokoh film Transformer, Bumble Bee untuk kuping gajah klangenannya itu.

Karakter Bumble Bee yang memiliki warna tubuh kuning cerah selaras dengan corak daun. Kecantikan lain Bumble Bee yakni bentuk daun bulat sedikit memanjang dengan bagian ujung runcing. Bumble Bee lahir dari tangan dingin Eddy. Pehobi sekaligus pemulia tanaman di Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, itu menyilangkan Anthurium magnificum merah sebagai induk betina dan kuping gajah A. papillilaminum x-one (induk jantan). A. magnificum merah atau dikenal dengan sebutan red magnificum mewariskan tulang daun berwarna perak.

Adapun warna velvet pekat menitis dari A. papillilaminum x-one. “Warna velvet muncul pada daun muda. Setelah 1—2 bulan daun berubah menjadi kuning cerah kehijauan,” kata Eddy. Makin bertambah umur warna daun berubah menjadi kombinasi kuning, jingga, dan hijau. Karakter bentuk daun Bumble Bee merupakan kombinasi dari kedua induk. Daun red magnificum berbentuk bulat, sedangkan A. papillilaminum x-one runcing di ujung.

Perpaduan kedua induk menghasilkan kombinasi yang apik. Eddy menyilangkan kedua induk pada 2020. Bumble bee salah satu hasil semaian terbaik dari tiga ratus benih yang disemai. Kecantikan Bumble Bee membuat sejumlah pehobi jatuh hati. Eddy bergeming melepas Bumble Bee. Padahal permintaan dari beberapa kolektor di dalam dan luar negeri (Amerika dan Eropa) sudah antre.

Eddy memilih fokus memperbanyak Bumble Bee. Namun seorang kolektor dari Jakarta berhasil meluluhkan hati Eddy. Pada Juni 2023, ia melepas potongan anakan bumble bee berumur 5 bulan seharga Rp150 juta. Eddy memprediksi jika umur tanaman 3 tahun berharga Rp 400 juta.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img