Sunday, July 14, 2024

Lebaran Semarak

Rekomendasi
- Advertisement -
Rangkaian bunga penghias meja untuk menyemarakkan Lebaran karya Cindy S. Wiharsa.
Rangkaian bunga penghias meja untuk menyemarakkan Lebaran karya Cindy S. Wiharsa.

Rangkaian bunga membuat Lebaran kian berkesan.

Cindy S. Wiharsa memilih rangkaian bunga untuk menyemarakkan dan menghidupkan suasana Idul Fitri pada pengujung Juni 2017. Ia merangkai sendiri rangkaian bunga impiannya. Cindy berkreasi dengan beragam flora berupa daun dan bunga berwarna hijau, kuning, dan putih. “Ketiga warna itu terinspirasi dari warna ketupat yang sudah sangat identik dengan Lebaran,” katanya.

Perempuan penyanyi itu berkeinginan membuat rangkaian sederhana, tanpa meninggalkan kesan elegan. Cindy berencana meletakkan rangkaian itu untuk menghias meja. Rangkaian bunga bergaya eropa yang terdiri atas mawar, anthurium bunga, lili, krisan mini, kadaka keriting, babys breath, alokasia, dan schefflera variegata. Ia menata rapi semua materi pada vas keramik modern berwarna perak yang sudah berisi floral foam.

Rangkaian sederhana

Sugiyanti Gowijaya menggunakan daun pandan sebagai alternatif pengganti janur lantaran memiliki warna dan corak serupa.
Sugiyanti Gowijaya menggunakan daun pandan sebagai alternatif pengganti janur lantaran memiliki warna dan corak serupa.

Pengelola toko bunga Herli Florist itu juga menyematkan aksesori berupa mutiara artifisial alias tiruan dan besi spiral berwarna perak untuk menciptakan keserasian antara rangkaian dengan vas. Cindy berharap orang lain bisa meniru idenya untuk membuat rangkaian bunga saat Lebaran. Pasalnya, teknik merangkai yang digunakan sederhana, yakni cukup gunting dan tancap.

Khusus untuk ketupat, Cindy menganyam sedemikian rupa lembaran-lembaran janur hingga memperoleh bentuk ketupat yang diinginkan. Rangkaian nan cantik untuk menyambut Idul Fitri juga lahir dari tangan Sugiyanti Gowijaya. Salah satu rangkaiannya terinspirasi dari stoples jajanan. Yanti, sapaannya, menyambung sejumlah potongan floram foam menyerupai susunan stoples.

Ia memanfaatkan tusuk satai ayam untuk merekatkan sambungan. Bentuk tusuk satai ayam yang membulat membuat sambungan kuat dan ajek. Sebelumnya Yanti menyelimuti setiap potongan floral foam dengan lembaran daun pandanus. Ia memilih daun pandanus lantaran kesegarannya tahan hingga 3 hari. Semula pemilik toko bunga Fiori Florist itu berencana menggunakan janur.

Rangkaian bunga yang terinspirasi dari bentuk bulan sabit.
Rangkaian bunga yang terinspirasi dari bentuk bulan sabit.

Namun, kesegaran daun kelapa Cocos nucifera itu hanya sanggup bertahan 1 hari. Lebih dari itu janur lambat laun menguning dan berwarna kecokelatan. Perempuan yang menggeluti dunia merangkai bunga sejak 10 tahun belakangan itu menuturkan pandanus bisa menjadi alternatif pengganti janur. Sebab selain tahan lama, pandanus juga memiliki warna dan corak mirip janur.

Ruangan
Yanti lantas menempatkan kumpulan bunga berwarna putih meliputi anyelir, krisan, dan babys breath. Pada rancangannya yang kedua Yanti membuat rangkaian bunga yang terinspirasi dari bulan sabit. Ia menata sedemikian rupa floral foam hingga menyerupai bentuk sabit lalu membungkus dengan daun hanjuang.

Selanjutnya perempuan yang pernah menempuh pendidikan di sekolah merangkai bunga Holly Chapel, Australia, itu menata krisan dan anyelir hingga menutupi seluruh permukaan sabit. Ia lantas meletakkan rangkaian bulan itu pada vas kaca yang sudah dihias dengan sejumlah materi flora seperti daun hanjuang, ruskus, anggrek cymbidium, dan hiperikum. Kedua rangkaian bunga karya Yanti cocok digunakan sebagai penghias meja.

Rangkaian bunga bergaya amerika tetapi sarat budaya Nusantara karya Ayudita Chandra Ajani.
Rangkaian bunga bergaya amerika tetapi sarat budaya Nusantara karya Ayudita Chandra Ajani.

Berbeda dengan Cindy dan Yanti, Ayudita Chandra Ajani memilih membuat rangkaian yang dapat digunakan sebagai penghias ruangan. Dita, sapaannya, menampilkan rangkaian bergaya Amerika tetapi sarat dengan budaya Nusantara. Ia mengeksplorasi keindahan anggrek sebagai puspa pesona dalam rangkaiannya, serta meletakkan janur yang sudah diubah menjadi beragam bentuk.

Menurut Dita dengan penguasaan teknik merangkai bunga janur bisa dijadikan elemen rangkaian yang ciamik. “Tulang daunnya pun bisa diikutsertakan,” katanya. Sekretaris II Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (DPP IPBI) itu menyempurnakan rangkaian dengan pemilihan materi flora yang elok seperti kadaka udang, krisan puma, kalallili kuning, dan cymbium. Ia menata seluruh kembang dengan teknik grouping.

Ayudita Chandra Ajani, Sugiyanti Gowijaya, dan Cindy S. Wiharsa (dari kiri ke kanan) sepakat menghadirkan rangkaian bunga pada perayaan Idul Fitri.
Ayudita Chandra Ajani, Sugiyanti Gowijaya, dan Cindy S. Wiharsa (dari kiri ke kanan) sepakat menghadirkan rangkaian bunga pada perayaan Idul Fitri.

Pemilihan vas keramik berwarna hitam sengaja dilakukan agar kontras dengan warna rangkaian. “Dengan begitu penampilan rangkaian tampak lebih menonjol,” kata pemilik toko bunga Le Muguet itu. Dengan rangkaian bunga perayaan Idul Fitri pun kian semarak. (Andari Titisari)

Previous article
Next article
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Bahan Alami untuk Ternak Ayam

Trubus.id—Lazimnya kunyit sebagai bumbu masakan. Namun, Curcuma domestica itu juga dapat menjadi bahan untuk menambah nafsu makan ayam....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img