Sunday, January 25, 2026

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Rekomendasi
- Advertisement -

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil yang rutin dilakukan Dede saat pandemi yang bertahan sampai hari ini yaitu mengonsumsi madu. Saat orang-orang ramai mencari suplemen untuk menghadapi pandemi, Dede justru memilih jalan yang lebih aman dan alami. Ia mengandalkan madu plus herbal seperi jahe dan jeruk nipis.

Meski sang ibu sudah lebih dahulu rutin minum madu murni, pilihan Dede meminum madu karena kesadaran pribadi. “Alasan minum madu bukan karena ibu, tapi karena saya pribadi memang suka madu,” kata pria yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, itu. Ia bukan sekadar peminum madu musiman. Kini, setiap malam sebelum memejamkan mata dan setiap pagi sebelum menembus kemacetan menuju kantor, dua sendok makan madu hutan asli menjadi “bahan bakar” Dede.

Zymuno

Krietria madu pilihan Dede yaitu kental, berwarna gelap, dan bukan jenis madu bunga yang cair. “Yang benar-benar dari hutan, yang kental,” kata pria berumur 27 tahun itu. Lalu apa manfaat yang dirasakan Dede setelah mengonsumsi madu? Dede mengaku tubuhnya kini tidak gampang ‘drop’. Meski pekerjaan menuntut tenaga ekstra pun ia tetap bisa menjaga kebugaran.

Faisal M. Sakri dalam buku Madu dan Khasiatnya: Suplemen Sehat tanpa Efek Samping menyatakan bahwa madu mengandung karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh sebagai sumber energi cepat. Oleh sebab itu, madu kerap dimanfaatkan untuk membantu menjaga stamina dan mengurangi rasa lelah, terutama pada aktivitas fisik maupun mental yang padat

Dede juga aktif mencari tahu khasiat berbagai bahan alami melalui media sosial. Dari penelusuran itulah, ritual sehat Dede berkembang.  Kebiasaan mengonsumsi herbal Dede makin solid saat menghadapi kondisi ekstrem seperti lembur atau banyak pekerjaan dengan tenggat mepet yang membuat badannya lemas dan tidak enak. Ia menyebut kondisi itu greges. Untuk mengatasinya, Dede mengandalkan beragam herbal seperti jintan hitam dan minyak ikan. Ia pun mengonsumsi vitamin C dan air kelapa hijau jika perlu.

Selain madu hutan yang dikonsumsi Dede, sebetulnya kini hadir beragam jenis madu di pasaran seperti madu herbal Zymuno. Produk herbal kreasi PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) itu bukan sekadar suplemen biasa. Zymuno dirancang sebagai untuk imunitas dan kebugaran tubuh dengan pendekatan yang cukup berbeda dari vitamin sintetis. Zymuno merupakan formula herbal cair yang diformulasikan dari kombinasi bahan-bahan alami berkualitas seperti madu hutan, temulawak, daun kelor, dan meniran.

Komposisi itu bekerja saling mendukung untuk memperkuat sistem imun dan menjaga tubuh tetap kuat menghadapi berbagai tantangan kesehatan. Madu hutan sebagai sumber antioksidan alami yang membantu merangsang antibodi, mendukung pertahanan sel terhadap radikal bebas, dan memberi energi tubuh. Temulawak mengandung kurkumin yang bersifat antiradang dan membantu proses pemulihan tubuh. Sementara daun kelor dan meniran dikenal mampu menunjang kerja sel-sel imun serta melindungi dari stres oksidatif.

Bukti ilmiah

Khasiat keempat komponen alami itu bukan klaim semata, tetapi sesuai riset ilmiah. Hasil penelitian peneliti madu di Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, Dr. Mahani, M.Si., dan rekan dalam Food Chemistry: X, menyatakan bahwa madu hutan memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Kandungan fenolik dan flavonoid dalam madu hutan terbukti efektif membantu menetralkan radikal bebas.

Terkait temulawak, ada penelitian Rahmadansah dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB), yang melakukan meta-analisis tentang aktivitas farmakologis rimpang dengan nama ilmiah Curcuma xanthorrhiza itu. Hasil penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Agronomi Indonesia pada 2023 itu mengungkapkan bahwa kurkumin dan komponen lain dalam temulawak memberikan efek antiradang lantaran menghambat jalur molekuler yang memicu peradangan.

Tidak heran temulawak sering dipakai secara tradisional untuk membantu pemulihan tubuh dari rasa tidak nyaman yang berkaitan dengan inflamasi seperti nyeri sendi ringan atau gangguan pencernaan. Adapun daun kelor merupakan salah satu herbal yang memiliki banyak khasiat kesehatan. Salah satu publikasi ilmiah komprehensif yang membahas manfaat kesehatan daun kelor yaitu penelitian oleh Paras Pareek dan kolega yang dipublikasikan jurnal International Journal of Molecular Sciences pada 2023.

Penelitian review itu mengungkapkan bahwa daun kelor mengandung beragam senyawa bioaktif dengan aktivitas farmakologis kuat. Flavonoid dan fenolik berperan sebagai antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas serta mendukung sistem imun. Aktivitas antiinflamasi kelor juga signifikan melalui penghambatan molekul proinflamasi yang mengurangi peradangan kronis. Studi-studi yang dianalisis juga menunjukkan potensi kelor menurunkan kadar gula darah, meningkatkan profil lipid, serta memberikan efek perlindungan terhadap organ tertentu.

Sementara bukti ilmiah khasiat kesehatan daun meniran terkmaktub dalam Bioactive Compounds in Health and Disease pada Agustus 2025. Tujuan penelitian yang dilakukan oleh Tjie Kok dan rekan itu untuk mengungkap bagaimana ekstrak daun meniran bekerja terhadap protein yang berperan dalam proses peradangan kronis, khususnya macrophage migration inhibitory factor (MIF) serta pengaruhnya terhadap respon sel imun. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak daun meniran secara efektif menghambat aktivitas MIF dengan nilai IC50 di kisaran rendah mg/L.

Dengan kata lain senyawa dalam meniran mengurangi kerja protein yang memicu peradangan kronis. Riset itu memperkuat bukti bahwa daun bernama ilmiah Phyllanthus niruri itu memiliki efek antiiinflamasi yang signifikan. Dengan semua penjelasan itu wajar khasiat kesehatan Zymuno dirasakan oleh konsumennya. Apalagi produk kesehatan itu terdaftar BPOM dan bersertifikasi halal. Cara minum yang direkomendasikan cukup sederhana yaitu dua kali sehari, masing-masing 2 sendok makan setelah makan, pagi dan malam. (Riefza Vebriansyah)

Artikel Terbaru

Susu Kambing Etawa Penjaga Kesehatan Keluarga

Banyak ibu seperti Liah merasa cemas saat masa menyapih anak tiba. Dilema antara lanjut susu formula (sufor) sapi atau...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img