Mahasiswa Vokasi Undip Kembangkan Digitalisasi Sistem Mina Padi : Tiga Sektor dalam 1 Inovasi

Rekomendasi

Trubus.id—Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI), Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) mengembangkan revitalisasi pertanian melalui digitalisasi sistem mina padi. Sistem itu penggabungan menggabungkan tata letak dan teknologi sensor.

Tim Inovasi Cerdas untuk Perkembangan Pertanian (ICEDEEP) yakni Syaikha Butsaina Dhiya’ulhaq, Malika Pintanada Kaladinanty, dan Haliza Ramadiani. Syaikha menjelaskan salah satu kunci sistem itu sensor pH kolam.

Tim Inovasi Cerdas untuk Perkembangan Pertanian (ICEDEEP) yakni Syaikha Butsaina Dhiya’ulhaq, Malika Pintanada Kaladinanty, dan Haliza Ramadiani. (Dok. Undip)

Ia dan tim merancang sensor khusus untuk mendeteksi penurunan pH dalam kolam—tanda peningkatan kadar nitrat akibat feses bebek untuk campuran pakan ikan.

Ia mengungkapkan saat pH kolam di bawah 5, sensor akan memberi sinyal ke pompa agar mengalirkan air dari kolam ke kebutuhan air sawah padi.

Manfaatnya menjaga keseimbangan lingkungan kolam dan memastikan kebutuhan air untuk pertumbuhan padi secara optimal. Pada laman UNDIP Syaikha menjelaskan suplai oksigen pada kolam aspek penting dalam budidaya ikan.

Pasalnya oksigen terlarut itu penting bagi pernapasan dan metabolisme ikan. Ikan makin membesar menyebabkan kebutuhan udara air meningkat. Ia menyebut penggunaan nano aerator bersumber energi panel surya sebagai solusi.

Sementara Malika menuturkan gagasan inovatif itu sinergi 3 sektor yakni pertanian, perikanan, dan peternakan dalam 1 inovasi. Menurut Haliza kelebihan inovasi ini menggunakan panel surya untuk memberdayakan pompa dan sensor.

Mandiri energi dan juga keberlanjutan serta mengurangi ketergantungan sumber energy konvensional.  Inovasi itu di bawah bimbingan Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Vokasi Undip, Mohamad Endy Yulianto.

TIM ICEDEEP juga didanai PT Pertamina Kilang Plaju International untuk mengembangkan prototype skala percobaan melalui Social Technology Innovation Project.  Tim itu juga telah meraih HKI, misalnya Syaikha 5 HKI dan Meliza 2 HKI.


Artikel Terbaru

Jangan Asal Tanam! Bongkar Rahasia Kemitraan Ubi Jalar Rp5.000/KG Tembus Pasar Ekspor

Ubi jalar sering dianggap sebagai tanaman biasa yang ditanam di lahan kering, lalu dijual apa adanya. Namun siapa sangka,...

More Articles Like This