Wednesday, January 28, 2026

Menghasilkan Kunyit Berkualitas agar Dibeli Pabrik

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Kurkuminoid menjadi elemen penting bagi kunyit keluarga zingeberaceae itu. Bukan apa-apa, kurkumin senjata ampuh untuk mengganyang berbagai penyakit. Ia bersifat antara lain antiinflamasi, antikolesterol, antihepatoksik, dan antilipid peroksida.

Kunyit siap dipanen pada umur 8–9 bulan. Tandanya, pertumbuhan vegetatif berakhir dengan ciri daun layu. Yang lain warna daun dan batang berubah dari hijau menjadi kuning, mirip tanaman mati. Di saat itu kadar kurkumin cukup tinggi mencapai 4%.

Kurang dari 8 bulan, kurkumin yang terbentuk baru sedikit. Selain itu, untuk mendapatkan rimpang kunyit berkualitas perlu perlakuan yang tepat.

Rimpang yang diangkat dari tanah dibersihkan dengan cara direndam di bak pencucian selama 2–3 jam. Setelah itu, dicuci bersih sekaligus disortir. Penyortiran dilakukan berdasarkan ukuran, yaitu rimpang besar dan kecil.

Rimpang yang cacat karena gerekan serangga dipisahkan. Rimpang bersih lalu diangin-anginkan selama setengah hari atau sampai terlihat kering. Rimpang kering untuk permintaan segar dikemas dalam karung atau plastik kedap sebelum dikirim.

Untuk simplisia, rimpang segera diiris memakai pisau berbahan baja antikarat. Posisi irisan melintang setebal 3–5 mm. Ketebalan itu cukup untuk membuat kunyit saat dikeringkan tidak retak-retak. Selain itu, meminimalkan menguapnya kurkumin.

Hasil rajangan tidak langsung dijemur, tapi dicelup ke dalam air mendidih. Lamanya 40–60 menit hingga lunak atau sampai air rebusan berbusa dan mengeluarkan bau khas kunyit.

Sebelum direbus, kulit ari rimpang dibuang terlebih dahulu sehingga rimpang yang semula kecokelatan berubah menjadi jingga cerah. Sesudah perebusan, irisan rimpang ditiriskan dengan cara mengangin-anginkan hingga kering di tempat teduh.

Selanjutnya, rimpang dapat dijemur beralaskan tikar atau karung. Rimpang perlu dibolak-balik setiap 3 jam agar keringnya merata. Jika cuaca mendung, rimpang perlu segera diangkat. Tujuannya, menghindari kontaminasi senyawa yang tidak diinginkan.

Untuk mencapai kadar air 10–12% diperlukan penjemuran selama 5–6 hari. Pada saat musim penghujan, rimpang dikeringkan dengan oven. Irisan rimpang disusun dalam rak lalu dimasukkan ke oven. Pengovenan dilakukan pada suhu 50–80°C selama 5–7 jam.

Rimpang kering segera dikemas ke dalam karung untuk menghindari penyerapan kembali uap air. Rimpang selanjutnya disimpan di gudang berventilasi, tidak bocor, bersih, dan terbebas dari hama gudang. Untuk mencegah hama rayap misalnya, cukup oleskan oli bekas pada lantai dan diberi bantalan kayu untuk menaruh karung berisi simplisia.

Pengontrolan rutin wajib dilakukan. Itu untuk mengantisipasi jika selama penyimpanan terdapat simplisia terserang jamur. Bila terjadi, segera dipisah agar tak menular ke karung-karung lain. Dengan pengeringan yang baik, rimpang dapat bertahan 2–3 bulan sebelum dijual.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img